Daerah  

Viral, Warga Bekasi Temukan Celengan Unik Nenek di Dalam Pintu, Netizen: Pintu Rezeki yang Nyata

Celengan Pintu yang Viral dan Tabungan Koin Rp70 Juta

Sebuah kisah menarik tentang cara unik dalam menabung viral di media sosial. Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat di Indonesia kembali dibuat kagum oleh dua kisah menabung yang sangat berbeda namun memiliki kesamaan yaitu ketelatenan dan keuletan.

Celengan Pintu di Bekasi

Sebuah keluarga asal Bekasi menghebohkan dunia maya setelah membongkar celengan yang tidak biasa. Celengan tersebut berupa pintu kamar yang disimpan di rumah neneknya di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Tidak seperti celengan gentong atau ayam jago biasanya, celengan ini berbentuk pintu kamar yang ternyata menyimpan uang tabungan selama hampir setahun lamanya.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @bekasi.hype menunjukkan momen keluarga yang antusias membongkar celengan pintu tersebut. Mereka bahkan rela datang dari Bekasi ke Cileungsi hanya untuk membuka celengan itu. Saat dibuka, mereka terkejut karena jumlah uang yang terkumpul cukup besar. Uang yang dikumpulkan bervariasi mulai dari pecahan Rp 2000 hingga Rp 100.000.

Perekam video mengungkapkan bahwa dugaan total uang yang terkumpul mencapai sekitar Rp 10 juta. Banyak netizen memberikan komentar positif terhadap kisah ini. Beberapa menyebutnya sebagai “Pintu Rezeki” sementara yang lain memuji ketelatenan neneknya dalam menabung. Namun, ada juga yang khawatir tentang keamanan penyimpanan uang di dalam pintu tersebut karena rentan dimakan rayap.

Tabungan Koin Rp70 Juta di Sukabumi

Di tempat lain, warga Sukabumi bernama Sadikin berhasil mengumpulkan uang koin hingga Rp70 juta dalam sebuah drum bekas di bengkelnya. Kisah ini juga menjadi perhatian publik setelah video yang menampilkan proses membuka celengan drum tersebut viral.

Sadikin mengaku telah menabung selama delapan tahun. Awalnya, ia hanya iseng memakai drum kosong di bengkelnya sebagai celengan. Ia memulai dengan memasukkan uang koin sebesar Rp10 ribu. Berkat ketekunan dan kesabaran, drum tersebut akhirnya penuh dengan uang koin.

Saat membuka celengan tersebut, Sadikin dan istrinya menghabiskan waktu sekitar 10 jam untuk menghitung uang koin yang terkumpul. Proses penghitungan dilakukan oleh delapan orang dan hasilnya mencapai hampir Rp70 juta. Sadikin menjelaskan bahwa ia memilih uang koin karena takut jika ditambahkan dengan uang kertas akan membuatnya lebih sulit dihitung.

Ia berencana menukarkan uang koin tersebut ke bank untuk tambahan modal usaha bengkel motornya. Rencananya, uang tersebut akan digunakan untuk memperluas usaha dan juga untuk menabung kembali.

Kesimpulan

Dua kisah ini menunjukkan bahwa menabung tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang biasa. Dengan sedikit kreativitas dan ketekunan, siapa pun bisa mengumpulkan uang dalam jumlah besar. Baik celengan pintu di Bekasi maupun tabungan koin di Sukabumi, keduanya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tetap konsisten dalam menabung.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?