Arema FC terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat komposisi pemainnya menjelang dimulainya putaran kedua Super League. Salah satu sektor yang menjadi fokus utama adalah lini tengah, di mana kebutuhan akan kreativitas dan daya tahan bertahan sangat diperlukan agar tim bisa lebih efektif dalam menciptakan peluang gol.
Di bursa transfer paruh musim, Arema FC aktif mencari pemain-pemain baru yang mampu memberikan kontribusi signifikan. Dengan persiapan matang, kini mereka memiliki tujuh gelandang yang siap menjadi andalan di putaran kedua. Berikut adalah daftar pemain tersebut:
1. Valdeci
Valdeci adalah salah satu pemain baru yang direkrut Arema FC pada musim ini. Pemain asal Brasil ini memiliki posisi alami sebagai gelandang serang, namun juga mampu bermain sebagai sayap. Selama putaran pertama, Valdeci tampil dalam 16 pertandingan dengan 13 kali menjadi starter. Ia mencetak empat gol dan dua assist.
Dalam perannya sebagai gelandang serang, Valdeci selalu menjadi ancaman bagi pertahanan lawan. Berdasarkan data dari I League, ia melepaskan 23 tendangan dengan 12 di antaranya tepat sasaran.
2. Arkhan Fikri
Arkhan Fikri adalah salah satu pemain muda yang diandalkan Arema FC di lini tengah. Pemain berusia 21 tahun ini tampil dalam 13 pertandingan dengan 12 kali menjadi starter. Ia bisa bermain sebagai gelandang serang hingga gelandang bertahan.
Selama putaran pertama, Arkhan telah mencetak dua gol dan satu assist. Permainannya sangat baik dalam segi penyerangan, dengan sembilan tendangan dan enam tendangan tepat sasaran yang berhasil ia lakukan.
3. Matheus Blade
Matheus Blade adalah gelandang anyar yang juga menjadi pilihan utama Arema FC. Meski biasanya bermain sebagai gelandang bertahan, ia juga bisa bermain sebagai gelandang serang atau bek tengah. Selama putaran pertama, Blade tampil dalam 15 pertandingan dengan selalu menjadi starter.
Ia telah mengoleksi satu gol dan satu assist. Di sisi bertahan, performanya sangat baik. Blade mencatatkan 59 tekel, 38 intersepsi, dan 19 sapuan selama pertandingan.
4. Betinho
Betinho adalah pemain yang juga sering dipercaya oleh pelatih Arema FC di lini tengah. Ia bermain sebagai gelandang bertahan dan telah tampil dalam 12 pertandingan di putaran pertama. Meski sempat mendapat empat kartu kuning dan satu kartu merah, Betinho tetap diandalkan karena kemampuannya dalam bertahan.
Selama putaran pertama, Betinho berhasil melakukan 31 tekel, 26 intersepsi, dan 17 sapuan. Keunggulan ini membuatnya menjadi bagian penting dari lini tengah Arema FC.
5. Jayus Hariono
Jayus Hariono adalah gelandang bertahan yang sering menjadi pemain pelapis. Di putaran pertama, ia tampil dalam enam pertandingan dengan tiga kali menjadi starter. Meskipun menit bermainnya minim, ia tetap memberikan kontribusi yang cukup baik.
Jayus mampu melakukan tujuh tekel, dua intersepsi, dan dua sapuan. Performanya menunjukkan bahwa ia bisa menjadi alternatif jika dibutuhkan.
6. Aswin
Aswin adalah salah satu gelandang muda yang dimiliki Arema FC. Meskipun belum tampil di putaran pertama, ia sudah masuk dalam daftar susunan pemain sebanyak empat kali. Pemain berusia 22 tahun ini memiliki potensi besar untuk berkembang di musim depan.
7. Gustavo Franca
Gustavo Franca menjadi tambahan amunisi di lini tengah Arema FC. Ia bermain sebagai gelandang serang yang mampu meningkatkan kreativitas serangan. Sebelum bergabung dengan Arema FC, Franca tidak selalu menjadi pilihan utama saat membela Persija Jakarta.
Selama putaran pertama, Franca tampil dalam 13 pertandingan dengan tujuh kali menjadi starter. Meskipun hanya mencetak satu gol, ia mampu melepaskan 20 tendangan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran.
Nah, itulah tujuh pemain yang akan menjadi andalan Arema FC di lini tengah pada putaran kedua Super League. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan performa tim dan membantu Marquinhos Santos meraih hasil yang lebih baik di musim ini.












