Jakartatalks.com – OpenAI dan Anduril bekerja sama dalam mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pertahanan militer Amerika Serikat. Melalui software Lattice yang dikembangkan oleh Anduril, model AI OpenAI seperti GPT-4o dan OpenAI o1 akan digunakan untuk meningkatkan pertahanan AS terhadap serangan udara tanpa pilot. Selain itu, Anduril juga dikenal dengan produk-produk seperti drone interceptor Roadrunner dan menara pengawas yang digunakan oleh Pentagon. Dengan kolaborasi ini, diharapkan sistem yang lebih cerdas dapat dikembangkan untuk penggunaan di medan perang. Anduril dan OpenAI akan mengeksplorasi bagaimana model AI terbaru dapat dimanfaatkan untuk memproses data sensitif dengan cepat, mengurangi beban operator manusia, dan meningkatkan kesadaran situasional. Model-model ini akan dilatih menggunakan database Anduril untuk melindungi personel militer AS dan sekutu, serta memastikan keberhasilan misi. Sebelumnya, Anduril juga telah bekerja sama dengan Microsoft untuk mendukung headset IVAS.
OpenAI Berperan Besar dalam Pembuatan Drone Mematikan bagi AS
Recommendation for You

Jakartatalks.com – Stunting masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat Indonesia. Asupan makanan yang tidak sesuai…

JAKARTATALKS.COM – Song Joong-Ki, aktor kenamaan Korea Selatan, akan berusia 40 tahun pada tahun depan….

JAKARTATALKS.COM – Aktor dan juga pengusaha Teuku Wisnu rutin melakukan olahraga untuk menjaga kesehatan tubuhnya….

Jakartatalks.com – Mayjen TNI I Gusti Ngurah Wisnu Wardana resmi menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan…

Jakartatalks.com – Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Yuri Elias Mamahi, yang saat ini menjabat sebagai Inspektur…

