Berita  

“AS Tak Berminat Turun Tangan di Suriah, Donald Trump: Biarkan Saja Kacau!”

"Kebijakan AS Terkait Suriah: Biarkan Saja Kacau!"

Jakartatalks.com – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa situasi di Suriah saat ini sedang kacau dan meminta militer Amerika untuk tidak ikut campur dalam peristiwa tersebut.

Menurut laporan media-media Barat, Presiden Suriah Bashar al-Assad telah meninggalkan Damaskus menghadapi serangan pemberontak yang mendekati ibu kota. Namun, pemerintah Suriah membantah laporan tersebut.

Dilaporkan oleh The Wall Street Journal, istri Assad, Asma al-Assad, dan ketiga anak mereka telah melarikan diri ke Rusia, mengutip pejabat keamanan Suriah dan pejabat Arab yang tidak disebutkan namanya.

Dalam unggahan di akun Truth Social, Trump menyebut bahwa serangan pemberontak di Suriah saat ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah, namun tetap menegaskan bahwa AS tidak boleh terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Para petempur oposisi di Suriah telah sepenuhnya mengambil alih banyak kota, dalam serangan yang sangat terkoordinasi, dan kini berada di pinggiran Damaskus, siap untuk melakukan langkah besar dalam menggulingkan Assad,” tulis Trump, seperti dilansir oleh Newsweek pada Minggu (8/12/2024).

Trump juga menyoroti keterlibatan Rusia dalam konflik Suriah, mengatakan bahwa mereka tidak mampu menghentikan kemajuan pemberontak karena terikat di Ukraina dan kehilangan banyak tentara. Dia juga menyalahkan mantan Presiden AS, Barack Obama, yang menurutnya tidak menghormati komitmen untuk melindungi garis merah di Suriah.

“Sekarang, baik Rusia maupun Assad dipaksa keluar, dan itu mungkin merupakan hal terbaik yang bisa terjadi pada mereka. Rusia tidak mendapatkan banyak manfaat dari kehadiran mereka di Suriah, selain membuat Obama terlihat bodoh,” papar Trump.

Dia menutup unggahannya dengan mengatakan bahwa situasi di Suriah memang kacau, namun bukan masalah AS. Oleh karena itu, AS tidak boleh ikut campur dalam konflik tersebut. “Ini bukan perang kita. Biarkan saja. Jangan terlibat!” tegasnya.

Pasukan oposisi telah berhasil mencapai pinggiran Damaskus pada hari Sabtu, menandai kemajuan terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan Assad.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?