Berita  

Gila! Penalti Picu Kerusuhan di Pertandingan Sepak Bola Guinea, Puluhan Orang Tewas Terinjak-injak

Kerusuhan Sepak Bola Guinea: Penalti Mematikan, Puluhan Korban Tewas Terinjak-injak!

jakartatalks.com – Pertandingan sepak bola yang dipersembahkan untuk kepala junta Guinea Jenderal Mamady Doumbouya berubah menjadi tragedi pembantaian massal pada Minggu waktu setempat. Sebanyak 56 orang meninggal dunia akibat terinjak-injak saat mereka menyerbu lapangan untuk memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti. Kejadian ini terjadi di Stade du 3 Avril, dimana tim tuan rumah N’Zerekore bertanding melawan tim tamu Labe.

Wasit memberikan kartu merah kepada satu atau dua pemain dan memberikan penalti kepada tim tuan rumah pada menit-menit akhir pertandingan. Keputusan tersebut memicu kemarahan massa pendukung tim Labe yang merasa tidak puas dengan keputusan wasit. Dalam tragedi ini, pihak oposisi menuduh otoritas yang dipimpin oleh militer “bertanggung jawab langsung”.

Rekaman video tragedi yang diunggah di X pada Senin menunjukkan massa penonton di Stade du 3 Avril menyerbu lapangan setelah satu atau dua pemain dikeluarkan oleh wasit dan penalti diberikan kepada tim tuan rumah. Awalnya, peristiwa ini dilaporkan sebagai bentrokan antar-suporter. Namun, menurut para saksi mata, para pejabat yang menonton pertandingan, termasuk dua menteri, dicegah meninggalkan tempat tersebut, yang menyebabkan pelemparan batu dan tembakan gas air mata oleh pasukan keamanan.

“Kepanikan segera terjadi, yang menyebabkan penyerbuan yang tidak terkendali,” ujar salah satu saksi mata. Pihak berwenang masih menyelidiki kejadian ini dan belum memberikan pernyataan resmi terkait tragedi ini. Baca artikel selanjutnya untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?