JAKARTATALKS.COM – Kabar terbaru datang dari Kerajaan Inggris. Pangeran Harry dan Meghan Markler tidak diundang ke acara Natal keluarga kerajaan di Sandringham. Ternyata, ini terkait perselisihan di antara Raja Charles III dan anaknya yang belum padam.
Raja Charles III dan Harry akan kembali merayakan Natal di sisi berlawanan Atlantik. Sang ayah pun seolah memberi pesan yang menyayat hati. Dikutip dari Mirror, Duke dan Duchess of Sussex diharapkan tetap berada di California bersama kedua anak mereka dan ibu Meghan, Doria Ragland. Sementara itu, Raja mengundang sekira 45 anggota keluarga kerajaan untuk berkumpul di Norfolk.
Dalam momen ini, Raja memberi pesan menohok kepada Harry. Dia mengundang anggota keluarga lainnya, yakni anak tirinya, Tom Parker Bowles, yang akan hadir untuk pertama kalinya. Menurut pakar kerajaan Richard Eden, kehadiran Tom sangat penting dan mungkin juga saudara perempuannya, Laura, akan hadir juga.
“Tom mengatakan ibunya sering menyarankan agar dia bergabung dengan mereka, tetapi dia selalu menolak. Adanya anak tiri Raja di sana, tetapi bukan putranya, adalah hal yang penting,” tutur Richard Eden.
Kritikus makanan Tom juga mengungkapkan bahwa ibunya, Ratu Camilla, secara pribadi meminta kehadirannya di acara kerajaan tahun ini.
“Ibu saya berkata, ‘Saya ingin sekali Anda datang, saya sudah lama tidak merayakan Natal bersama Anda,” kata Tom.
Dia juga mengungkapkan rutinitasnya saat Natal adalah menghabiskan hari bersama mantan istrinya, mantan editor mode Sara Buys, dan anak-anak remaja mereka Lola dan Frederick. Selain itu, Tom juga akan hadir bersama ibunya di acara kerajaan yang berlangsung di Norfolk. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada perselisihan di antara keluarga kerajaan, kebersamaan dan kehangatan keluarga tetap diutamakan. Semoga perselisihan ini segera berakhir dan semuanya dapat merayakan Natal dengan damai.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”






