Jakartatalks.com – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengutuk kunjungan mendadak Perdana Menteri (PM) Slowakia, Robert Fico, ke Moskow yang dianggapnya sebagai “skema yang tidak jelas” antara Bratislava dan Moskow.
Zelensky menuduh PM negara anggota NATO dan Uni Eropa itu bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk mendapatkan diskon besar dalam pasokan gas, yang akan membahayakan kedaulatan negaranya. Kunjungan dadakan ini juga mengejutkan Kyiv, mengingat bahwa NATO dan Uni Eropa merupakan pendukung utama Ukraina dalam perang melawan Rusia.
“Ini seharusnya menjadi masalah bagi penegak hukum dan layanan khusus Slowakia,” tegas Zelensky. Ia juga menyoroti keterlibatan Bratislava dengan Moskow yang dapat membawa masalah keamanan besar bagi seluruh Eropa.
“Mengapa pemimpin ini begitu bergantung pada Moskow? Apa yang dibayarkan kepadanya, dan dengan apa dia membayar?” lanjut Zelensky. Ia juga menambahkan bahwa setelah pertemuan mereka, Fico dan Putin tidak mengeluarkan pernyataan bersama atau menanggapi pertanyaan media, menimbulkan kecurigaan akan adanya pembicaraan yang tidak transparan.
“Mereka tidak bisa mengatakan apa pun secara terbuka tentang apa yang mereka bahas dalam pertemuan itu. Mereka takut akan reaksi publik,” papar Zelensky. Hal ini disampaikan oleh Presiden Ukraina seperti yang dikutip dari Kyiv Independent, Selasa (24/12/2024).
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”






