Bisnis  

Gempa M 3.2 Mengguncang Bitung, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Magnitudo 3.2 Guncang Wilayah Bitung, Sulawesi Utara

Pada hari Selasa, 11 November 2025 pukul 05:34:17 WIB, wilayah Bitung, Sulawesi Utara diguncang gempa dengan magnitudo 3.2. Pusat gempa berada sejauh 113 km tenggara Bitung, dengan kedalaman 26 km. Informasi ini diperoleh dari akun resmi BMKG di X @infoBMKG.

Bitung merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara. Jarak antara Bitung dan Kota Manado, ibu kota provinsi tersebut, sekitar 51,7 km melalui jalan tol. Lokasi titik koordinat gempa berada di 1.29 LU, 126.13 BT, yang terletak di wilayah Bitung, Sulawesi Utara.

BMKG merilis informasi mengenai gempa ini secara resmi melalui akun media sosial mereka. Dalam rilisan tersebut, disebutkan bahwa gempa terjadi pada pukul 05:34:17 WIB dengan kekuatan magnitudo 3.2. Informasi ini dirilis sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kecepatan dalam penyampaian data, meskipun hasil pengolahan data masih bisa berubah seiring kelengkapan data.

Skala MMI dan Dampak Gempa

BMKG juga menyertakan informasi tentang skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang dapat digunakan untuk memahami dampak gempa berdasarkan intensitasnya. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai skala MMI:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipa-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.




Gusun Fawaida

Gusun Fawaida merupakan seorang Penulis yang fokus pada isu lingkungan kerja, produktivitas, dan human interest. Ia senang mengamati perilaku manusia, membaca buku self-improvement, dan minum kopi sambil menulis ide. Motto: “Tulislah untuk memberi dampak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?