Bisnis  

Tetangga Siram Air ke Antrean Aldi’s Burger, Aldi Taher Langsung Datangi dengan Burger

Aldi Taher dan Kebijakan Komunikasi yang Cepat

Aldi Taher, seorang artis yang dikenal dengan gaya khasnya yang sulit ditebak, kini tengah menjalani perjalanan baru dalam hidupnya. Setelah sukses di dunia hiburan, kini ia memilih untuk berbisnis kuliner dengan membuka gerai burger bernama Aldi’s Burger.

Lokasi gerai tersebut berada di Jalan Cempaka Putih Timur 12 Nomor 18, Jakarta Pusat. Aldi tidak hanya aktif dalam menjual produknya, tetapi juga mempromosikannya melalui media sosial dengan cara yang unik dan tidak terduga. Meskipun terkadang dianggap ngasal, pendekatan ini justru berhasil menarik perhatian banyak orang, sehingga jumlah pembeli semakin meningkat.

Kemacetan antrean di lokasi penjualan pun tak terhindarkan. Antrean yang panjang ini akhirnya menyebabkan gangguan bagi warga sekitar. Dalam situasi seperti ini, Aldi Taher menunjukkan sikap yang sangat positif dan cepat dalam mengambil tindakan.



Antrean Pembeli Aldi’s Burger Disiram Air

Insiden penyiraman air oleh warga sekitar terjadi karena antrean yang membeludak hingga ke jalanan. Alih-alih merasa marah, Aldi justru menanggapi hal ini dengan cara yang unik. Ia menyebut insiden tersebut sebagai “wahana air siraman cinta”, yang memberikan kesejukan bagi pelanggan yang sedang menunggu pesanan.

“Jadi siapa yang mengantre, ada wahana siram-siraman, gurih-gurih nyoy. Kayak di Dufan jadinya,” ujar Aldi Taher saat berbicara di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa tersinggung atas tindakan warga tersebut. Menurutnya, penyiraman air itu justru memberikan rasa sejuk pada para pelanggan yang sedang menunggu di bawah terik matahari.



Penyanyi lagu “Lesty Love Rizky Billar” ini mengaku bahwa ketenangannya dalam menghadapi konflik lingkungan tersebut merupakan dampak dari kebiasaannya mengaji. Ia memilih untuk selalu menerapkan prinsip husnuzon atau berprasangka baik.

“Alhamdulillah efek baca Alquran, kita jadi selalu husnuzon insya Allah. Setiap jam 3 sore di belahan dunia mana pun, orang memang lagi menyiram kembang,” tutur Aldi.

Meski demikian, Aldi juga sadar bahwa keramaian di gerainya bisa saja mengganggu ketertiban. Oleh karena itu, ia secara terbuka memohon maaf kepada pelanggan dan meminta mereka untuk lebih tertib saat mengantre.

“Saya minta maaf kalau emang bagi pelanggan Aldi’s Burger kalau lagi mengantre, suaranya mungkin agak (keras), bismillah agar lebih tertib lagi,” ujarnya.

Sebagai bentuk penyelesaian masalah, Aldi memastikan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi yang baik dengan tetangga di sekitar lokasi usahanya. Ia mengaku sudah mendatangi mereka untuk bersilaturahmi dan bahkan memberikan hadiah berupa burger.

“Sudah komunikasi, sudah silaturahmi juga, sudah dikasih burger juga. Saya kan buka usaha di situ punya izin,” kata pria berusia 42 tahun tersebut.

Aldi juga mengeklaim bahwa kehadiran gerai burgernya membawa dampak positif bagi keamanan lingkungan. Menurutnya, daerah yang semula rawan tindak kriminal kini menjadi lebih aman karena aktivitas warga yang ramai.

Berkat viralnya bisnis tersebut, Aldi menyebut usahanya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang disebutnya memberikan apresiasi terhadap pertumbuhan UMKM miliknya.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?