Impor Menurun Akibat Tarif, Defisit Dagang AS Merosot Signifikan

Defisit Perdagangan AS Menurun Tajam di Agustus 2025

Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan signifikan pada bulan Agustus 2025. Hal ini terjadi karena turunnya impor yang dipengaruhi oleh kenaikan tarif, yang memberikan sinyal perbaikan dalam neraca dagang sekaligus menimbulkan kekhawatiran mengenai melemahnya belanja konsumen dan investasi bisnis.

Menurut data Departemen Perdagangan AS, defisit perdagangan turun sebesar 23,8% menjadi US$59,6 miliar. Angka ini lebih baik dari perkiraan konsensus ekonom Reuters yang memprediksi defisit hanya akan turun menjadi US$61 miliar. Penurunan ini terjadi setelah laporan neraca perdagangan sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan (government shutdown) selama 43 hari.

Impor Mengalami Penurunan Signifikan

Total impor merosot sebesar 5,1% menjadi US$340,4 miliar. Impor barang turun 6,6% menjadi US$264,6 miliar, dengan penurunan utama terjadi pada kategori bahan industri. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pengiriman emas nonmoneter sebesar US$9,3 miliar. Komponen ini tidak termasuk dalam perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB).

Impor barang konsumsi juga mengalami penurunan sebesar US$3,7 miliar, mencapai level terendah sejak Juli 2020. Penurunan ini terutama terjadi pada produk perhiasan dan farmasi. Sementara itu, impor barang modal turun sebesar US$3,4 miliar, dengan penurunan pada aksesori komputer dan peralatan telekomunikasi.

Meskipun demikian, impor komputer meningkat sebesar US$2,3 miliar, serta impor pangan turun sebesar US$1,6 miliar.

Ekspor Barang Mengalami Penurunan

Sementara itu, ekspor AS hanya naik tipis sebesar 0,1% menjadi US$280,8 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh jasa. Namun, ekspor barang turun sebesar 0,3% menjadi US$179 miliar, dipengaruhi oleh penurunan pengiriman produk konsumsi dan farmasi.

Ekspor bahan industri turun sebesar US$0,6 miliar akibat penurunan emas nonmoneter, sedangkan ekspor minyak mentah naik sebesar US$0,8 miliar. Ekspor kendaraan dan suku cadang turun sebesar US$0,4 miliar, tetapi ekspor barang modal melonjak sebesar US$2,4 miliar menjadi rekor US$62,4 miliar, didorong oleh pengiriman komputer.

Defisit Perdagangan Menyempit

Defisit perdagangan barang menyempit sebesar 17,5% menjadi US$85,6 miliar atau 16,9% setelah disesuaikan inflasi. Kebijakan proteksionis Trump dan pelaksanaan tarif yang berubah-ubah telah memicu volatilitas besar dalam impor dan defisit dagang, sehingga menimbulkan distorsi dalam pembacaan kondisi ekonomi.

Bill Adams, Kepala Ekonom Comerica Bank, menyatakan bahwa Trump pernah mengancam kenaikan tarif besar pada Juli. Pelaku impor pun mempercepat pembelian mereka pada awal musim panas, sehingga penurunan impor pada Agustus tidak mengherankan. Menurutnya, defisit yang lebih kecil pada Agustus akan menjadi “angin segar” bagi PDB riil kuartal III/2025.

Perdagangan Jasa dan Defisit dengan Negara Tertentu

Ekspor jasa naik sebesar US$0,8 miliar menjadi US$101,8 miliar, didukung oleh perjalanan, jasa pemeliharaan dan perbaikan, serta penggunaan hak kekayaan intelektual. Sementara itu, impor jasa naik sebesar US$0,3 miliar menjadi US$75,8 miliar, terutama dari jasa bisnis, telekomunikasi, komputer, dan informasi.

Defisit perdagangan barang dengan China meningkat tipis, sementara defisit dengan Kanada menyempit karena impor turun ke level terendah sejak Mei 2021. Surplus dengan Inggris juga menurun.

Carl Weinberg, Kepala Ekonom High Frequency Economics, menyatakan bahwa meski satu data tidak cukup menjadi tren, penurunan impor sesuai harapan para pendukung tarif. Namun, ia juga menyebut bahwa pelemahan impor Agustus bisa mencerminkan normalisasi setelah percepatan pembelian untuk menghindari kenaikan tarif.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?