Bernardo Tavares Bantah Gabung Persebaya, Bajol Ijo Kecewa

Penyangkalan Tegas Mengenai Kepastian Bernardo Tavares

Bernardo Tavares, mantan pelatih PSM Makassar, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait isu yang menyebut dirinya akan bergabung dengan Persebaya Surabaya. Isu ini muncul setelah klub Bajol Ijo memutuskan hubungan kerja sama dengan pelatih lama mereka, Eduardo Perez.

Melalui agennya, Azmi Ponti, Tavares menyangkal rumor tersebut secara tegas. “Saya merasa perlu meluruskan pemberitaan yang beredar bahwa Coach Bernardo Tavares telah menandatangani kontrak dengan salah satu klub Liga Indonesia. Informasi itu tidak benar,” ujar Azmi dalam unggahan resmi di Instagram.

Azmi juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan para suporter kepada Bernardo Tavares, baik melalui pesan langsung maupun melalui dirinya. Namun, ia memastikan bahwa sang pelatih belum melakukan negosiasi kontrak dengan klub mana pun.

Saat ini, Tavares masih berada di Portugal untuk menikmati liburan Natal dan akhir tahun bersama keluarga. “Saat ini Coach Bernardo Tavares masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangani kontrak apa pun, baik dengan klub Indonesia maupun luar negeri,” tegas Azmi.

Selain Persebaya, beberapa klub Liga 1 sempat dikaitkan dengan Tavares, seperti Madura United, Persis Solo, dan Semen Padang. Namun, sejumlah klub sudah menunjuk pelatih baru. Misalnya, Madura United merekrut Carlos Parreira, sementara Semen Padang mempercayakan tim kepada Dejan Antonic.

Di sisi lain, Tavares masih memiliki urusan dengan FIFA terkait tunggakan gaji saat menukangi PSM Makassar. Pelatih asal Portugal itu bahkan disebut menolak tawaran Semen Padang karena ingin terlebih dahulu menuntaskan persoalan terkait ganti rugi.

Persebaya Berpisah dengan Eduardo Perez

Persebaya Surabaya resmi berpisah dengan pelatih Eduardo Perez. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Sabtu (22/11/2025) malam, tak lama setelah Bajul Ijo ditahan imbang 1-1 oleh Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Hasil imbang itu memperpanjang tren negatif Persebaya. Dalam enam laga terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan, empat hasil imbang, dan sekali kalah. Situasi tersebut membuat posisi Eduardo Perez kian tertekan.

“Persebaya hari ini memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Perez,” tulis manajemen Persebaya. “Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir.”

Eduardo Perez sendiri didatangkan pada awal musim Super League 2025/2026. Dari 11 pertandingan yang ia jalani bersama Persebaya, tim hanya mampu meraih empat kemenangan, empat kali imbang, dan tiga kali kalah. Catatan 16 poin tersebut hanya membawa Persebaya duduk di peringkat kedelapan klasemen sementara hingga pekan ke-13 hasil yang jauh dari target juara yang dicanangkan musim ini.

Terkait sosok pelatih baru, manajemen memastikan telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan kandidat pengganti. “Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas,” tulis pernyataan resmi klub.

Profil Bernardo Tavares

Bernardo Tavares merupakan pelatih asal Portugal yang dikenal memiliki karier panjang di berbagai negara. Ia memulai perjalanan sebagai asisten pelatih pada 2001 bersama SL Benfica Youth. Baru pada 2014 ia mendapatkan kesempatan menjadi pelatih kepala di klub Tirsense.

Rekam jejaknya bersama PSM Makassar menjadi sorotan tersendiri. Tavares memimpin PSM selama tiga tahun, mulai 2022 hingga 2025, sekaligus menjadikannya salah satu pelatih dengan masa kerja terlama dalam sejarah klub tersebut. Padahal sebelumnya, kariernya cenderung berpindah-pindah dan hanya bertahan dalam hitungan bulan di beberapa klub.

Bersama PSM, ia mencatatkan 129 pertandingan dengan rincian 55 kemenangan, 44 hasil imbang, dan 30 kekalahan. Musim 2022/2023 menjadi periode terbaiknya, saat ia membawa PSM Makassar menjuarai Indonesian Champion. Pada musim yang sama ia juga dianugerahi gelar Manager of the Year berkat performa gemilangnya.

Selain berprestasi di Indonesia, Tavares juga memiliki rekam jejak juara di level internasional. Pada musim 2016/2017, ia membawa New Radiant SC meraih gelar Maldivian Cup dan Maldivian Champion. Musim berikutnya, ia memimpin Benfica de Macau menjuarai Macao Champion.

Dengan pengalaman panjang, rekam jejak prestasi, serta statusnya yang kini sedang bebas kontrak, tidak mengherankan jika namanya menjadi rebutan banyak klub, termasuk Persebaya yang tengah mencari sosok baru untuk membangkitkan tim di Super League 2025/2026.

Biodata Bernardo Tavares

Nama Lengkap: Fernando José Bernardo Tavares

Tanggal lahir / Umur: 2 Mei 1980 (45)

Tempat kelahiran: Proença-a-Nova, Portugal

Kewarganegaraan: Portugal

Periode rerata sebagai pelatih: 0,78 Tahun

Lisensi Kepelatihan: Lisensi Pro – UEFA

Formasi yang disukai: 3-5-2

Agen: APS Agency

Statistik Berdasarkan Kompetisi

  • Piala Presiden: 7 pertandingan, 1 menang, 3 seimbang, 3 kalah
  • Super League: 103 pertandingan, 45 menang, 37 seimbang, 21 kalah
  • Liga 1 Indonesia Champions League Playoff: 2 pertandingan, 1 seimbang, 1 kalah
  • AFC Cup: 20 pertandingan, 10 menang, 2 seimbang, 8 kalah
  • ASEAN Club Championship: 6 pertandingan, 3 menang, 1 seimbang, 2 kalah
  • Piala AFC: 1 pertandingan, 1 menang
  • Taca de Portugal: 1 pertandingan, 1 kalah
  • Liigacup: 4 pertandingan, 2 menang, 2 kalah
  • Veikkausliiga: 1 pertandingan, 1 kalah
  • I-League: 15 pertandingan, 6 menang, 2 seimbang, 7 kalah

Sejarah sebagai Pelatih Kepala

  • PSM Makassar: 10 April 2022 – 1 Oktober 2022
  • Helsinki IFK: 1 Januari 2022 – 5 April 2022
  • Ch. Brothers: 28 November 2019 – 10 Maret 2020
  • Benfica Macau: 18 Januari 2018 – 31 Agustus 2018
  • News Radiant: 16 Januari 2017 – 24 Juni 2017
  • African Lyon: 1 Agustus 2016 – 31 Desember 2016
  • GC Tourizense: 12 Januari 2016 – 30 Juni 2016
  • Al-Nahda: 1 Desember 2014 – 31 Juli 2015
  • Tirsense: 1 Juli 2014 – 10 November 2014

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?