Persebaya Surabaya kini memiliki harapan baru dalam lini belakang setelah menghadirkan duet baru yang menarik perhatian para penggemarnya. Leo Lelis dan Rachmat Irianto siap menjadi eksperimen segar bagi Green Force saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada akhir pekan ini. Kehadiran Lelis, yang kembali dari hukuman, membawa perubahan signifikan dalam komposisi pertahanan tim dan memicu antusiasme besar dari Bonek.
Lelis sebelumnya absen selama tiga pertandingan karena kartu merah dan sanksi tambahan dari Komdis PSSI. Keberadaannya kini dikonfirmasi oleh fanbase @onlinepersebaya. Mereka menyampaikan bahwa Lelis sudah bisa turun dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC. Hal ini menjadi momen penting bagi Persebaya Surabaya, terutama di tengah dinamika besar dalam internal klub setelah manajemen memutuskan untuk memecat pelatih kepala Eduardo Perez.
Perubahan tersebut membuat Uston Nawawi, asisten pelatih, ditunjuk sebagai caretaker sementara hingga pelatih baru resmi menjalani proses legalitas kontrak. Uston langsung memimpin latihan perdana usai pergantian pelatih di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (25/11) sore. Para pemain tetap menjaga profesionalisme dan fokus meskipun situasi tim sedang berubah.
Uston menekankan bahwa kondisi mental skuad tetap stabil karena semua pemain sadar akan pentingnya menjaga nama besar Persebaya Surabaya. “Tentunya semua kita komitmen dan bertekad. Kita jelaskan ke pemain yang terpenting Persebaya nomor satu,” ujar Uston. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya langsung memanggil skuad setelah pertandingan sebelumnya untuk menyampaikan informasi terbaru tentang tim.
Pertemuan antara tim pelatih dan manajemen dilakukan untuk menentukan langkah taktikal menjelang laga di Bandar Lampung. Hasilnya, Persebaya Surabaya menyiapkan pendekatan permainan yang lebih rapi dan konsisten untuk menghadapi Bhayangkara FC. Kembalinya Lelis menjadi bagian penting dalam rencana tersebut karena dia memberi kestabilan sekaligus variasi dalam pola pertahanan.
Reaksi Bonek terhadap wacana duet tersebut langsung meledak di media sosial. Banyak penggemar menulis dukungan terhadap kombinasi baru itu. “Next lelis x Irianto????, Dimov Istirahat dlu yaa❤️????,” tulis seorang Bonek. Beberapa komentar lain menyiratkan kritik terhadap performa Dimov dalam beberapa pertandingan terakhir. “Dimov kancingi jeding ae,” kata seorang Bonek dengan nada bercanda, yang menggambarkan betapa publik ingin melihat penyegaran di lini belakang.
Ada pula Bonek yang menilai Lelis punya kelebihan dalam beberapa aspek meski bukan pemain dengan gaya seperti Mitrevski. “Lelis memang tak seperti mitrevski tapi menurutku lelis luweh apik teko dimov, pandangan pribadiku loh yaa, wajib dinantikan lelis x rian atau lelis x mitrevski,” tulisnya. Pendukung lain menyampaikan prediksi realistis terkait kondisi pemain. “Mestinya duet CB Leo – Rian utk Vs BFC, sekalian buat Dimov evaluasi penampilannya yang tanya Risto Mitrevski dia msh masa rehab sampai Desember nanti,” ujar seorang Bonek yang memahami situasi skuad.
Antusiasme publik memberi energi tambahan bagi tim yang tengah berada pada masa transisi. Hal ini sejalan dengan tekad Uston yang ingin menjadikan perubahan pelatih sebagai dorongan positif jelang pertandingan berat di Stadion Sumpah Pemuda. Persebaya Surabaya kini memprioritaskan stabilitas permainan dan ketenangan dalam membangun serangan. Duet Lelis–Irianto bisa menjadi kunci karena keduanya memiliki perpaduan fisik, kecepatan, dan kemampuan membaca permainan.
Laga melawan Bhayangkara FC bukan sekadar soal mencari poin, tetapi juga ajang memulihkan kepercayaan diri setelah dinamika internal. Persebaya Surabaya ingin menunjukkan soliditas dan karakter kuat meski berada dalam situasi penuh tekanan. Dengan dukungan penuh Bonek, harapan terhadap duet lini belakang baru semakin besar. Kombinasi Lelis dan Irianto diharapkan mampu menutup celah pertahanan dan memberi ruang bagi lini tengah serta serangan untuk bekerja lebih bebas.
Jika duet ini terbukti efektif, bukan tidak mungkin mereka menjadi pilihan utama hingga pelatih baru resmi memimpin tim. Persebaya Surabaya pun membawa optimisme baru ke Bandar Lampung dengan tekad tampil lebih terstruktur dan agresif di pekan ke-14 Super League ini.












