Penghargaan Puskas Award 2025: Kehadiran Rizky Ridho dalam Daftar Kandidat
Setiap edisi The Best FIFA Football Awards selalu menghadirkan satu kategori yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola dunia, yaitu Puskas Award. Penghargaan ini diberikan kepada gol terbaik dan paling menakjubkan dalam satu tahun kalender. Nama Puskas Award diambil dari legenda sepak bola asal Hungaria, Ferenc Puskas, yang dikenal sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah sepak bola.
Edisi tahun ini cukup menyita perhatian publik, terutama bagi pecinta sepak bola di Indonesia, karena masuknya Rizky Ridho dalam daftar 11 kandidat pemenang Puskas Awards 2025. Bek Timnas Indonesia dan Persija Jakarta itu akan bersaing dengan pemain-pemain top dunia seperti Declan Rice dan Lamine Yamal. Awalnya, Rizky Ridho meragukan kabar ini dan mengira sebagai hoaks. Namun setelah pengumuman resmi dari FIFA, ia merasa senang karena gol-nya ke gawang Arema FC di lanjutan Indonesia Super League tersebut bisa membawa namanya ke ajang penghargaan bergengsi dunia sepak bola.
Jadwal Pemungutan Suara Puskas Award 2025
FIFA menerapkan jadwal voting yang berbeda untuk tiap kategori penghargaan The Best. Untuk Puskas Award 2025, periode pemungutan suara berlangsung mulai 13 November 2025 sampai Rabu, 3 Desember 2025 pukul 23.59 CET atau Kamis, 4 Desember 2025 pukul 03.59 WIB. Pengumuman pemenang dilakukan bersamaan dengan malam penganugerahan The Best FIFA Football Awards 2025.
Sementara itu, kategori lain seperti Pemain Terbaik, Pelatih Terbaik, dan Kiper Terbaik telah membuka voting lebih awal yakni 6 November hingga 28 November 2025.
Sistem Voting Puskas Award 2025
FIFA memberlakukan dua lapis penilaian yaitu 50% dari penggemar dan 50% dari panel FIFA Legends. Setiap akun hanya boleh memilih tiga gol dengan sistem poin sebagai berikut:
- Peringkat 1 = 5 poin
- Peringkat 2 = 3 poin
- Peringkat 3 = 1 poin
Setelah proses pemungutan suara selesai, baik kelompok Fans maupun panel FIFA Legends akan mengurutkan seluruh kandidat dari peringkat pertama hingga peringkat kesebelas. Setiap posisi memiliki nilai atau bobot tertentu di mana peringkat teratas mendapat 13 poin, posisi kedua memperoleh 11 poin, disusul 9 poin untuk urutan ketiga, kemudian 8, 7, 6, 5, 4, 3, hingga 2 poin, dan peringkat terakhir tetap mendapatkan 1 poin.
Seluruh nilai dari kedua kelompok kemudian digabungkan dan gol dengan total skor paling tinggi dari akumulasi tersebut akan dinobatkan sebagai pemenang Puskas Award 2025.
Jika terjadi seri, FIFA memiliki mekanisme penyelesaian berjenjang yaitu sebagai berikut:
- Skor dari fans
- Jumlah suara 5 poin dari fans
- Jumlah suara 3 poin dari fans
- Skor FIFA Legends
- Jumlah suara 5 poin dari Legends
- Jumlah suara 3 poin dari Legends
Jika seluruh tahap itu tetap berakhir imbang, maka FIFA menetapkan dua pemenang bersama.
11 Kandidat Pemenang Puskas Award 2025
Berikut daftar sebelas kandidat pemenang Puskas Award 2025:
-
Alerrandro – Vitoria vs Cruzeiro (19 Agustus 2024)
Sundulan salto yang langka dan sangat teknis. -
Alessandro Deiola – Cagliari vs Venezia (18 Mei 2025)
Gol melengkung setelah rangkaian kombinasi passing. -
Pedro de la Vega – Cruz Azul vs Seattle Sounders (31 Juli 2025)
Volei keras first-time dari sisi kiri kotak penalti. -
Santiago Montiel – Independiente vs Independiente Rivadavia (11 Mei 2025)
Salto akrobatik penentu kemenangan. -
Amr Nasser – Al Ahly vs Pharco (17 April 2025)
Aksi bicycle kick yang mengingatkan publik pada gol Cristiano Ronaldo ke gawang Juventus. -
Carlos Orrantia – Queretaro vs Atlas (16 April 2025)
Kontrol dada, trik kaki cepat, lalu voli deras ke gawang. -
Lucas Ribeiro – Mamelodi Sundowns vs Dortmund (21 Juni 2025)
Solo run panjang dalam laga Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. -
Declan Rice – Arsenal vs Real Madrid (8 April 2025)
Free kick melengkung indah melewati Courtois. -
Rizky Ridho – Persija vs Arema (9 Maret 2025)
Tembakan jarak jauh dari bek tengah Indonesia setelah build-up cepat dari lini pertahanan. -
Kevin Rodrigues – Kasimpasa vs Rizespor (9 Februari 2025)
Volei kaki kiri yang mengarah tepat ke pojok atas. -
Lamine Yamal – Espanyol vs Barcelona (15 Mei 2025)
Tendangan melengkung khas pemain muda fenomenal Spanyol.
Daftar Lengkap Pemenang Puskas Award dari Masa ke Masa
Sebagai pengingat, berikut para juara sejak penghargaan ini pertama kali diberikan pada tahun 2009:
- 2009 – Cristiano Ronaldo
- 2010 – Hamit Altintop
- 2011 – Neymar
- 2012 – Miroslav Stoch
- 2013 – Zlatan Ibrahimovic
- 2014 – James Rodriguez
- 2015 – Wendell Lira
- 2016 – Mohd Faiz Subri
- 2017 – Olivier Giroud
- 2018 – Mohamed Salah
- 2019 – Daniel Zsori
- 2020 – Son Heung-Min
- 2021 – Erik Lamela
- 2022 – Marcin Oleksy
- 2023 – Guilherme Madruga
- 2024 – Alejandro Garnacho
Rangkaian penilaian Puskas Award 2025 tidak hanya menampilkan gol-gol spektakuler, tetapi juga menggambarkan bagaimana suara penggemar dan legenda sepak bola berpadu menentukan momen terbaik dalam setahun. Kini, para pencinta sepak bola tinggal menantikan hasil akhir siapa yang akan mengukir namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol terindah di panggung dunia.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.












