Dilema Marselino Ferdinan di SEA Games 2025, Karier di AS Trencin Terancam

Marselino Ferdinan, Pemain Diaspora yang Kembali Dipanggil untuk SEA Games 2025

Marselino Ferdinan kembali menjadi salah satu pemain diaspora yang dipanggil untuk memperkuat Timnas U22 Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand. PSSI telah mengumumkan daftar 23 pemain yang akan dibawa ke Thailand, termasuk empat pemain dari luar negeri.

Empat pemain diaspora yang terpilih antara lain Dion Markx (TOP Oss), Ivar Jenner (Jong FC Utrecht), Mauro Zijlstra (Volendam), dan Marselino Ferdinan (AS Trencin). Meski demikian, Marselino kembali harus meninggalkan tugasnya di klub untuk membela negara.

Sejak ia memulai karier di Eropa, Marselino seringkali kesulitan untuk fokus bermain di klub akibat panggilan-panggilan ke Timnas Indonesia. Sejak bergabung dengan KMSK Deinze pada musim 2022-2023, ia selalu dipanggil untuk turnamen yang tidak masuk dalam kalender FIFA. Hal ini juga terjadi saat ia bermain untuk Oxford United dan AS Trencin dalam dua musim terakhir.

Pemanggilan yang Dianggap Dipaksakan

Pemanggilan Marselino Ferdinan untuk tampil di SEA Games 2025 dianggap sebagai keputusan yang terkesan dipaksakan. Marselino sejatinya telah mencapai target dengan meraih medali emas di edisi sebelumnya, SEA Games 2023. Meskipun masih berusia 21 tahun, pencapaian yang diraihnya di level serupa sudah cukup memadai, sehingga tidak perlu lagi tampil di ajang yang tidak masuk dalam kalender FIFA.

SEA Games 2025 akan berlangsung lebih singkat dibandingkan edisi dua tahun lalu. Indonesia hanya akan melakoni dua pertandingan di fase grup. Timnas U22 Indonesia tergabung di Grup C, akan menghadapi Filipina pada 8 Desember dan Myanmar pada 12 Desember.

Namun, PSSI meminta Marselino untuk bergabung lebih awal, lebih dari seminggu sebelum pertandingan dimulai. Para pemain diharapkan bisa bergabung pada 30 November dan paling lambat 1 Desember jika ada pemain yang batal bergabung.

Terancam Terbuang di AS Trencin

Pemanggilan Marselino ke Timnas U22 Indonesia langsung memberikan dampak terhadap kariernya di Slovakia. Klubnya, AS Trencin, memutuskan untuk mencoretnya dari skuad saat melawan Dunajska Streda pada Sabtu (29/11/2025) kemarin. Namanya juga tidak tercantum dalam skuad saat mereka kalah 0-3.

Dengan demikian, Marselino akan absen dalam total tiga pertandingan, termasuk melawan Dunajska Streda, Presov (7/12), dan Ruzomberok (13/12). Setelah pertandingan tersebut, Liga Slovakia akan memasuki libur musim dingin dan kembali digelar pada Februari 2026.

Jika Garuda Muda tersingkir di fase grup SEA Games 2025, Marselino hanya akan bermain dalam dua laga, sehingga akan menganggur dari agenda kompetitif bersama AS Trencin selama dua bulan ke depan.

Pengalaman di Turnamen Asia Tenggara

Berkaca dari ASEAN Cup 2024, turnamen di level Asia Tenggara dapat memberikan beban tambahan bagi pemain muda yang sedang berkembang seperti Marselino. Setahun lalu, ia dianggap sebagai harapan terbaik di lini tengah Timnas Indonesia yang dihuni banyak pemain dari tim U22. Namun situasi berbalik saat ia mendapatkan kartu merah saat melawan Laos, yang berimbas pada penurunan kepercayaan dirinya.

Berikut adalah turnamen yang diikuti Marselino Ferdinan selama berstatus sebagai pemain diaspora:

  • SEA Games 2023 (Mei 2023)
  • Piala Asia U23 2024 (April-Mei 2024)
  • Asean Cup 2024 (Desember 2024)
  • SEA Games 2025 (Desember 2025)
Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?