3 Berita Terpopuler Sulut: Oknum TNI AL Diduga Pukuli Guru di Talaud Hingga Babak Belur

Berita Populer Sulawesi Utara Jumat, 23 Januari 2026

Beberapa peristiwa penting terjadi di Sulawesi Utara pada Jumat, 23 Januari 2026. Peristiwa-peristiwa ini menjadi sorotan utama dan mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Berikut tiga berita populer yang menggambarkan situasi di wilayah tersebut.

Jenazah Florencia Wibisono Disambut Tangis Keluarga di Bandara Sam Ratulangi Manado

Jenazah Florencia Wibisono (33 tahun) tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat (23/1/2026). Jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT ini tiba sekitar pukul 14.00 WITA. Kedatangannya disambut oleh tangis keluarga besar dari Minahasa.

Sebelum dibawa ke kampung halaman di Desa Taler, Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, keluarga menggelar ibadah singkat di Terminal Kargo Bandara Sam Ratulangi. Jarak Bandara Sam Ratulangi Manado ke Tondano Timur adalah 43,4 km atau bisa ditempuh dengan waktu 1 jam 10 menit.

Selain keluarga besar, hadir juga kakak kandung dan ipar Florencia, Natasya Wibisono dan Felix Agoes, bersama anak mereka. Ada juga Rabbi Yaakov Baruch. Natasya menyampaikan bahwa jenazah tidak langsung dimakamkan. “Masih akan ada ibadah hari ini,” tuturnya. Usai ibadah, jenazah langsung dibawa ke Taler. Rencananya jenazah Florencia akan dimakamkan di Kelurahan Ranomerut.

Oknum Anggota TNI AL Melonguane Talaud Diduga Aniaya Warga, Korban Alami Luka dan Dirawat

Berkam Saweduling, seorang guru SMK di Talaud, diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok oknum TNI AL Melonguane. Insiden pemukulan dan pengeroyokan ini terjadi di kawasan Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Kamis (22/1/2026) malam.

Pengeroyokan ini dipicu oleh hal sepele. Teguran korban terhadap kebisingan pesta karaoke yang dilakukan para pelaku hingga larut malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan mulai terasa sejak pukul 21.00 WITA. Lokasi pelabuhan yang seharusnya tenang berubah gaduh oleh teriakan dan dentuman musik karaoke.

Para pelaku, yang diduga dalam pengaruh alkohol, terus melontarkan makian dan kata-kata kasar selama berjam-jam. Sekitar pukul 23.30 WITA, Berkam yang merasa terganggu akhirnya mencoba menegur kelompok tersebut. “Oi, so boleh jo ngoni!” (Oi, sudah cukup kalian!) teriak Berkam dari kejauhan. Bukannya mereda, teguran tersebut justru menyulut amarah para oknum. Mereka langsung mengejar dan mengeroyok korban secara membabi buta.

Kecelakaan Maut Motor Matik vs Tronton di Bitung, Pemotor Pria Tewas Masuk di Bawah Mobil

Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) menyebabkan seorang pria pemotor meninggal dunia (MD) di jalan Wolter Monginsidi Kecamatan Girian Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (23/1/2026) malam. Titik lakalantas yang merengut nyawa pemotor, tepat di simpang empat atau perampatan jalan protokol, menghubungkan kota Bitung, Kabupaten Minut hingga Kota Manado.

Sebagian besar warga Bitung khususnya Kecamatan Girian, Kecamatan Matuari dan Kecamatan Ranowulu, menyebut lokasi itu simpang empat atau perampatan dokter Murni, Pasar Girian dan gereja GPDI Girian Atas. Jalannya mulus, ramai dilalui kendaraan bermotor dari empat arah.

Kecelakaan terjadi antara mobil Fuso bertonase besar jenis truk tronton orange mangangkut peti kemas merah maron nomor polisi (Nopol) B 9975 warna kuning dengan sepeda motor matik Honda Beat warna hitam tak ada nomor polisi. “Yang bawa motor laki-laki membonceng perempuan. Informasinya, pemotor masuk dalam bawah mobil tronton,” kata warga di lokasi kepada wartawan Tribun Manado (Tribun Network) Christian Wayongkere, Jumat malam.

Tabrakan antara mobil truk tronton dan sepeda motor tersebut menyebabkan korban pengendara motor meninggal dunia. Sementara penumpang perempuan di motor hanya mengalami luka. Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere menyaksikan seorang pria pengendara motor sudah diletakkan di atas trotoar tepi jalan. Ia tampak kaku, dengan luka parah di kaki sebelah kanan.

Sebelum di evakuasi, pemotor pria masuk dalam bawah kolong mobil tronton dengan posisi tidak normal. Warga sekitar dan petugas dari Satlantas Polres Bitung, harus menggunakan dongkrat hidrolik 50 ton warna orange. Banyak massa berkerumun di sekitar pemotor yang menjadi korban. Beberapa diantaranya nampak mengabadikan peristiwa naas itu menggunakan HP.




Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?