Penyesalan Ayah Lula Lahfah Setelah Putrinya Ditemukan Meninggal di Apartemen

Reaksi Ayah Lula Lahfah Setelah Putrinya Meninggal Dunia

Setelah putrinya meninggal dunia, ayah dari selebgram Lula Lahfah, Feroz Marikar, memberikan respons yang penuh dengan rasa syok dan penyesalan. Ia mengungkapkan bahwa saat pertama kali menerima kabar duka tersebut, ia merasa kaget dan tidak bisa menerima kejadian yang terjadi.

Lula Lahfah ditemukan dalam kondisi tubuh yang sudah kaku dan membiru di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026). Dalam kesempatan itu, Feroz Marikar menyampaikan perasaannya setelah memakamkan putrinya.

“Ya gimana ini udah takdir Allah, kita sangat menerima,” ucap Feroz, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu. Meskipun begitu, ia mengungkapkan ada hal yang membuatnya menyesal.

Menurut Feroz, selama ini ia dan keluarga lainnya tidak pernah diberi tahu tentang kondisi kesehatan Lula yang semakin parah. Bahkan, Lula tidak pernah bercerita kepada keluarganya mengenai sakit yang dideritanya.

“Dia nggak pernah curhat. Kita juga tahu dari teman-teman terdekat dia. Itu yang kita sesalin,” kata Feroz. Ia menjelaskan bahwa Lula memiliki gangguan asam lambung (GERD) yang sering kambuh serta pembengkakan di usus. Namun, ia tidak pernah mengeluhkan kondisinya kepada keluarga.

“Dia punya gerd yang sering kambuh, dia juga ada pembengkakan di usus, tapi dia nggak pernah keluhin ke keluarga, dia ngeluhnya sama temen-temen terdekat. Dia bilang sakit banget di perut bagian kiri,” tambah Feroz. Jika saja ia mengetahui kondisi kesehatan Lula lebih awal, ia akan segera memberikan pengobatan terbaik untuk putrinya.

“Tapi kita nggak tahu, kalau kita tahu kita suruh dia berobat kalau nggak di sini ya di luar,” tuturnya lagi. Feroz menegaskan bahwa Lula meninggal karena sakit, bukan karena faktor lain.

“Ya itu dia tahan, dia tahan sampai akhirnya tadi malem (meninggal dunia),” tutupnya.

Sebelum meninggal, Lula sempat mengabarkan bahwa dirinya sedang dirawat di rumah sakit. Pada 1 Januari 2026, ia membuat video di akun TikTok pribadinya @lulahfah, dengan tangan tengah diinfus. Seorang warganet bertanya tentang penyakit yang dialami Lula.

“Emang kakaknya sakit apa?” tanya seorang warganet. Lula menjawab dengan menyebutkan beberapa penyakit yang menyerang tubuhnya, termasuk infeksi saluran kemih (ISK), batu ginjal, serta radang usus.

Kronologi Penemuan Jenazah Lula Lahfah

Jenazah Lula Lahfah pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang berada di luar kamar apartemen korban. Saat itu, pintu kamar Lula dalam keadaan terkunci dari dalam.

“Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia atas nama Lula Lahfah di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, dari keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com.

Saksi merasa curiga dan khawatir karena korban tidak merespons. Mengingat sebelumnya korban sempat berobat bersama sopir atau asisten pribadinya, saksi kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu.

Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama pihak manajemen apartemen yang berjumlah sekitar empat orang mendapati Lula dalam kondisi sudah tidak bernyawa. “Kondisi almarhumah tidak adanya napasnya, dalam kondisi terlentang dengan mulut terbuka warna biru,” ungkapnya.

Saksi sempat memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan. Pihak kepolisian kemudian menghubungi asisten pribadi korban bernama Sindy.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?