Hanya Sedikit yang Tahu! 5 Pemain Top Persebaya Surabaya vs Dewa United, Bruno Moreira Tak Muncul

Persebaya Surabaya dan Dewa United: Cerita Top Skor yang Tidak Dimainkan Bruno Moreira

Meski Bruno Moreira saat ini menjadi top skor Persebaya Surabaya pada musim 2025/2026 dengan tujuh gol, ternyata ia bukan pemain yang tercatat sebagai lumbung gol dalam sejarah pertemuan antara Persebaya Surabaya dan Dewa United. Pertandingan keduanya akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (1/2/2026) malam.

Lima Pemain yang Tercatat Sebagai Top Skor

Berdasarkan data dari pertemuan sebelumnya, lima pemain tercatat sebagai top skor dalam laga Persebaya Surabaya vs Dewa United. Sayangnya, sebagian besar dari mereka kini tidak lagi memperkuat kedua tim. Berikut nama-nama tersebut:

  • Denny Agus – Sebagai right winger, Denny Agus mencatatkan dua gol untuk Persebaya Surabaya. Ia pernah menjadi pembeda dalam duel antara kedua tim.
  • Sho Yamamoto – Winger kiri asal Jepang ini juga mencetak dua gol untuk Persebaya Surabaya. Ia sempat menjadi andalan Green Force dalam skema serangan cepat.
  • Alex Martins – Penyerang berposisi centre-forward ini menjadi satu-satunya pemain dari daftar yang masih berpeluang tampil dalam laga akhir pekan nanti. Ia mencetak dua gol untuk Dewa United.
  • Lucas Ramos – Gelandang bertahan yang mencetak satu gol untuk Dewa United. Meskipun bukan posisi ofensif, namanya pernah tercatat di papan skor.
  • Paulo Victor – Ia melengkapi daftar lima besar top skor dengan satu gol. Paulo Victor sempat memperkuat Persebaya Surabaya dan mencetak gol penting sebelum meninggalkan klub.

Dari kelima nama tersebut, hanya Alex Martins yang masih berada dalam skuat Dewa United. Empat pemain lainnya sudah tidak lagi berada di Persebaya Surabaya maupun Dewa United.

Persiapan Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya terus mempersiapkan diri menghadapi laga penting ini. Tim berjuluk Green Force melakukan latihan di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (28/1/2026) sore. Seluruh pemain, termasuk empat pemain asing rekrutan terbaru, mengikuti sesi latihan tersebut.

Tim pelatih fokus pada pemulihan kondisi fisik pemain. Beberapa pemain disebut belum dalam kondisi 100 persen setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat. Pelatih Bernardo Tavares memberikan intensitas latihan lebih tinggi kepada pemain yang kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya.

Selain pemulihan, latihan juga difokuskan pada transisi menyerang dan bertahan. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi menghadapi gaya bermain Dewa United yang dinilai cukup dinamis. Organisasi permainan baik secara defensif maupun ofensif turut menjadi perhatian mengingat waktu persiapan yang terbatas.

“Saya percaya sekarang kita lebih baik. Para pemain semakin mengenal karakteristik rekan satu tim. Kita lebih baik dari minggu lalu dan targetnya adalah menjadi tim yang lebih baik dari hari ke hari,” ujar Bernardo Tavares.

Kepercayaan Diri Dewa United

Di sisi lain, Dewa United datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi. Pelatih Jan Olde Riekerink yakin timnya segera tampil konsisten meraih poin pada sisa kompetisi. Performa timnya terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Sejak laga terakhir, kami mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Ini hanya soal waktu hingga kami mendapatkan poin secara konsisten dan kembali ke performa yang seharusnya,” ujar Riekerink.

Ia juga menyebut bahwa mentalitas pemain menjadi faktor penting dalam menghadapi laga-laga sulit. Pada laga terakhir, Dewa United menang 2-0 atas Arema FC, dengan dua gol dicetak oleh Alex Martins yang kini menjadi tumpuan lini depan tim.

Dewa United juga mencatat tren positif dalam lima laga terakhir dengan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Modal ini membuat laga melawan Persebaya Surabaya diprediksi berjalan ketat dan menarik.

Riekerink juga menyoroti kondisi Stadion Internasional Banten yang menjadi kandang Dewa United. Ia berharap ada pengembangan agar tim bisa tampil sesuai identitas permainan.

“Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami. Ini adalah kandang kami dan stadion kami, sehingga kami ingin bisa bermain sesuai identitas tim. Saya berharap ke depan ada perubahan untuk laga-laga selanjutnya,” jelas Riekerink.

Duel Persebaya Surabaya vs Dewa United akan digelar pada Minggu (1/2/2026) pukul 19.00 WIB. Selain adu strategi, laga ini juga menyimpan cerita menarik soal top skor pertemuan yang ternyata bukan Bruno Moreira.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?