Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah, Lolos Semifinal Piala Asia 2026 Usai Kalahkan Vietnam 3-2

Timnas Futsal Indonesia Melangkah ke Semifinal Piala Asia 2026

Timnas Futsal Indonesia berhasil melangkah ke semifinal Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2 di Indonesia Arena, Selasa (3/2/2026). Kemenangan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan tim asuhan Hector Souto untuk menciptakan sejarah.

Kemenangan yang Bersejarah

Kemenangan ini membuat Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang mampu melaju ke babak semifinal. Di laga 8 besar lainnya, Thailand terhenti setelah kalah dari Irak dengan skor 2-4. Dengan kemenangan ini, Indonesia berpeluang membalas dendam setelah pada Piala Asia Futsal 2022 lalu kalah 3-2 di babak 8 besar.

Selain itu, kemenangan atas Vietnam juga menjadi balasan atas kekalahan di SEA Games 2025 lalu, saat Indonesia kalah 1-0 meski akhirnya meraih medali emas. Kemenangan ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dari Timnas Futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan antara Indonesia dan Vietnam langsung berjalan dalam tempo cepat sejak peluit awal dibunyikan. Indonesia nyaris mendapat peluang di detik-detik awal lewat Muhammad Iqbal. Namun, dorongan dari pemain Vietnam membuat ia terjatuh, yang sedikit diprotes namun wasit tak menganggap sebuah pelanggaran.

Vietnam tampil menekan di awal laga, tetapi Indonesia mampu merespons lewat beberapa serangan balik berbahaya. Tekanan bertubi-tubi Vietnam memaksa Ahmad Habiebie bekerja keras sejak menit ketiga dengan melakukan tiga penyelamatan beruntun, termasuk menepis tembakan jarak jauh dan dua peluang dari situasi sepak pojok.

Di tengah gempuran tersebut, Indonesia justru sukses mencuri gol lebih dulu lewat Wendy Brian yang memanfaatkan kick in dari sisi kiri dengan tembakan cepat yang gagal diantisipasi kiper Vietnam.

Vietnam terus bermain agresif dan berhasil membuat beberapa peluang berbahaya, namun Ahmad Habiebie bermain cukup apik. Kiper berusia 25 tahun ini selalu berdiri di posisi yang tepat untuk menggagalkan berbagai ancaman dari Vietnam.

Kepercayaan diri Indonesia semakin meningkat dan berbuah gol kedua pada menit ke-11 melalui Ardiansyah Nur. Berawal dari keberhasilannya merebut bola dan memimpin serangan balik cepat, Anca menyelesaikan peluang lewat tap-in di tiang jauh setelah kombinasi apik dalam situasi tiga lawan dua.

Babak Kedua yang Seru

Di babak kedua, Vietnam yang berusaha mengejar ketertinggalan langsung bermain agresif. Setelah serangan bertubi-tubi, Vietnam akhirnya mengecilkan ketertinggalan menjadi 2-1 di menit 25′ melalui Nguyen Da Hai. Berawal dari kesalahan Reza Gunawan yang kehilangan bola saat melakukan serangan, Vietnam melancarkan serangan balik cepat. Bola tembakan Da Hai meluncur datar di antara kaki Ahmad Habiebie, mengecilkan skor menjadi 2-1.

Namun demikian, skuad Garuda menunjukkan respon cepat. Reza Gunawan menebus kesalahannya dengan gol yang membuat Indonesia unggul 3-1. Proses gol ini tak lepas dari peran aktif Ahmad Habiebie dalam membangun serangan. Ia mengirim bola kepada Yogi yang berada di flank kanan. Pergerakan pemain 22 tahun itu mampu menarik para pemain Vietnam. Alhasil ia langsung memberi umpan kepada Reza Gunawan yang berdiri tak terkawal dan dituntaskan menjadi gol.

Tertinggal 3-1, Vietnam melakukan skema power play di lima menit terakhir. Upaya tersebut berhasil membuahkan gol kedua bagi Vietnam. Gol mereka lagi-lagi dibuat oleh Nguyen Da Hai lewat tembakan keras yang mengarah sudut sempit di pojok gawang, skor 3-2.

Di sisa waktu pertandingan, Vietnam terus memainkan power play, namun solidnya pertahanan Indonesia membuat tim Nguyen FC tak bisa mencetak gol lagi. Kemenangan ini membawa Indonesia melangkah ke semifinal Piala Asia Futsal 2026.

Lawan yang Menanti

Indonesia akan bertemu dengan Jepang, yang dikenal sebagai raja kedua futsal Asia. Sebelumnya, Jepang mengalahkan Afghanistan dengan skor telak 6-0. Pertemuan ini berpeluang menjadi ajang balas dendam bagi Indonesia setelah di Piala Asia Futsal 2022 lalu kalah 3-2 di babak 8 besar secara dramatis.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?