Konflik Keluarga Virgoun dan Inara Rusli Memanas
Konflik antara Inara Rusli dan keluarga Virgoun kembali memicu perhatian publik setelah laporan yang diajukan ke Komnas PA. Kini, ibu dari Virgoun, Eva Manurung, memberikan pernyataan tajam terkait dugaan kebohongan yang dilakukan oleh mantan menantunya.
Pernyataan Tegas dari Eva Manurung
Eva Manurung, ibu kandung Virgoun, mengungkapkan rasa marahnya terhadap Inara Rusli yang dianggapnya sering berbohong. Ia menilai bahwa Inara tidak seharusnya melaporkan putranya ke Komnas PA karena menurutnya Virgoun justru melindungi anak-anak demi kesehatan mental mereka.
“Kamu dalam keadaan kayak gitu, bagus dong anak gue bertanggung jawab dia ngelindungin anaknya,” ujar Eva dengan nada keras.
Ia juga membantah klaim bahwa Virgoun menutup akses untuk Inara bertemu anak-anaknya. Menurutnya, alamat tempat tinggal anak-anak sudah diketahui oleh Inara.
“Enggak (ditutup akses). Mas Virgoun ngontrak di mana dikasih tahu kok alamatnya. Anak-anak di apartemen, dikasih tahu kok alamatnya,” jelas Eva.
Kritik Terhadap Sikap Inara
Eva juga menyentil sikap Inara yang dinilainya tidak bersyukur atas perhatian Virgoun terhadap anak-anak meskipun sedang dalam konflik. Ia menilai bahwa banyak laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab, tetapi Inara justru tidak menghargai upaya Virgoun.
“Lu bukannya say thank you sama Tuhan, ‘Makasih ya Allah bapaknya masih ini (mikirin anak) dengan gue kayak begini’. Elu aja sibuk ngurusin yang di sono lu!,” ucap Eva.
Selain itu, Eva menegaskan bahwa Inara kerap berbohong dan meminta sang artis agar segera bertaubat.
“Ditutupin apaan! Lu kalau ngomong jangan bolak-balik, bolak-balik! Bertaubat lah lu. Dikasih Tuhan (ujian) yang lebih dahsyat lagi, banyak bohongnya mulu,” tambahnya.
Penjelasan dari Komnas PA
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) sebelumnya menyatakan akan memanggil Virgoun untuk mediasi terkait laporan Inara Rusli. Agustinus Sirait, Ketua Umum Komnas PA, menjelaskan bahwa pihaknya mendukung Inara karena hak asuh anak berada di tangannya.
“Tentu kami tidak bisa membiarkan siapa pun, bahkan ayah kandungnya, dengan secara paksa untuk mengambil anak tanpa persetujuan dari Ibunya yang memiliki hak asuh anak,” jelas Agustinus.
Menurutnya, tindakan Virgoun dinilai melanggar aturan Mahkamah Agung dan bisa dianggap sebagai bentuk kekerasan terhadap anak-anak.
Laporan Inara Rusli ke Komnas PA
Inara Rusli melaporkan Virgoun ke Komnas PA pada 30 Januari 2026, menuduh bahwa suaminya membawa anak-anaknya secara paksa. Ia juga mengklaim bahwa Virgoun memutus akses komunikasi setelah mengambil anak-anak.
Agustinus Sirait membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan mediasi antara Inara dan Virgoun untuk mencari solusi.
“Kami mintakan nanti untuk memanggil ke Komnas Perlindungan Anak supaya bisa mengklarifikasi ini dan kita cari titik temu, ya,” ujarnya.
Persoalan yang Masih Berlangsung
Persoalan yang dialami Inara Rusli tidak hanya terbatas pada konflik dengan Virgoun. Ia juga sedang menghadapi masalah dengan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi. Namun, konflik dengan keluarga Virgoun kini menjadi sorotan utama.
Pengadilan telah menetapkan bahwa hak asuh anak berada di tangan Inara, sehingga tindakan Virgoun dinilai melanggar hukum. Meski demikian, Virgoun mengklaim bahwa ia hanya ingin melindungi anak-anak dari stres akibat permasalahan yang dihadapi Inara.
Dengan situasi yang semakin memanas, masyarakat menantikan langkah selanjutnya dari Komnas PA dan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan konflik ini.












