Persib Bandung secara resmi mengumumkan perekrutan Sergio Castel untuk memperkuat lini serang tim dalam mengarungi putaran kedua kompetisi. Kedatangan Castel bukan sekadar penambahan amunisi teknis, melainkan juga sebuah catatan statistik yang signifikan bagi klub. Ia tercatat sebagai pemain asing ke-98 yang pernah dikontrak sepanjang sejarah keikutsertaan Persib di kompetisi Liga Indonesia, termasuk ajang ISC 2016.
Perekrutan ini menempatkan Maung Bandung pada ambang sejarah baru, di mana klub kini hanya membutuhkan dua nama lagi untuk menggenapi daftar 100 pemain asing yang pernah berseragam biru. Namun, manajemen dihadapkan pada tantangan regulasi yang cukup ketat. Sesuai ketentuan Indonesia Super League 2025/26, kuota maksimal pemain asing ditetapkan sebanyak 11 orang, yang menuntut kebijakan transfer yang sangat cermat.
Masuknya Castel juga memicu dinamika internal di dalam skuat asuhan Bojan Hodak. Mengingat komposisi pemain asing telah mencapai batas maksimal sebelum sang striker bergabung, kehadiran Castel menandakan akan adanya proses perampingan skuat. Manajemen harus melakukan evaluasi mendalam untuk memutuskan pemain mana yang akan dilepas guna memberikan ruang administratif bagi pendaftaran Castel agar bisa segera merumput.
Ketentuan Registrasi dan Status Pemain “Non-Liga”
Evolusi penggunaan legiun asing di Persib telah melewati perjalanan panjang sejak dimulainya era profesional. Meskipun secara administratif jumlah pemain asing yang pernah menandatangani kontrak melampaui angka 100, dalam daftar ini hanya pemain yang terdaftar secara resmi dalam registrasi kompetisi Liga Indonesia yang masuk ke dalam hitungan kronologis pemain ke-1 hingga ke-98.
Nama-nama seperti Srdan Lopicic (2019) dan Farshad Noor (2021-2022) tidak masuk ke dalam daftar ini. Hal itu dikarenakan kontrak mereka diputus sebelum liga dimulai, sehingga mereka dianggap tidak pernah berkompetisi secara sah bersama Persib. Selain itu, terdapat kasus unik seperti Luís Simoes (2001) yang secara teknis adalah pemain asing, namun didaftarkan sebagai pemain lokal karena regulasi yang berlaku pada masa itu.
Sejarah mencatat bahwa daftar ini juga mengecualikan pemain yang hanya berstatus uji coba (trial) atau mereka yang tampil di turnamen tidak resmi. Nama-nama seperti Eric Weeks Lewis, David Pagbe, hingga Aron da Silva tetap berada di luar hitungan resmi meski sempat mengenakan seragam klub.
Sejarah Pemain Asing Persib
Sejarah pemain asing di Persib Bandung dimulai dengan langkah yang sangat eksentrik pada tahun 2003. Saat itu, Persib mendatangkan gerbong pemain asal Polandia yang dipimpin oleh kiper Mariusz Mucharski. Langkah berani ini menjadi pembuka pintu bagi ratusan pemain internasional lainnya, mulai dari talenta Amerika Latin yang mendominasi era 2000-an hingga bintang-bintang Eropa di era modern.
Selain itu, terdapat fakta unik mengenai pemain-pemain yang akhirnya berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) saat masih aktif membela klub. Nama-nama seperti Cristian Gonzales dan Ilija Spasojevic menjadi bagian dari daftar ini, di mana kontribusi mereka tidak hanya dihitung sebagai pemain asing di awal kedatangan, tetapi juga memberikan dampak besar bagi sepakbola nasional setelah proses naturalisasi selesai.
Daftar pemain asing Persib juga mencerminkan keragaman benua yang sangat luas, mencakup pemain dari Afrika, Asia, hingga Amerika Selatan.
Proyeksi Rekrutan Ke-100
Pasca peresmian Sergio Castel, mata publik sepakbola kini tertuju pada siapa yang akan menjadi “Centurion” atau pemain asing ke-100 bagi Persib. Pencapaian angka 100 ini diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat, tergantung pada dinamika bursa transfer musim ini atau awal musim depan.
Kini, manajemen Maung Bandung fokus pada administrasi pendaftaran pemain untuk memastikan sang striker dapat diturunkan pada laga lanjutan kompetisi.
Daftar Pemain Asing Persib Bandung
Liga Indonesia Divisi Utama 2003
(1) Mariusz Mucharski (Polandia) – Penjaga Gawang
(2) Piotr Orlinski (Polandia) – Gelandang
(3) Maciej Dolega (Polandia) – Penyerang
(4) Pavel Bocian (Polandia) – Bek
(5) Alejandro Tobar (Chile) – Gelandang
(6) Rodrigo Lemunao (Chile) – Penyerang
(7) Rodrigo Sanhueza (Chile) – Gelandang
(8) Claudio Lizama (Chile) – Bek
Liga Indonesia Divisi Utama 2004
Alejandro Tobar (Chile) – Gelandang
Claudio Lizama (Chile) – Bek
(9) Angelo Espinoza (Chile) – Gelandang
(10) Julio Lopez (Chile) – Penyerang
(11) Adrian Colombo (Uruguay) – Penyerang
(12) Osvaldo Moreno (Paraguay) – Penyerang
* (13) Cristian Molina (Chile) – Penyerang
Liga Indonesia Divisi Utama 2005
(14) Antonio Claudio (Brasil) – Bek
(15) Uilian Souza (Brasil) – Gelandang
(16) Pradith Taweetchai (Thailand) – Bek
(17) Ekene Ikenwa (Nigeria) – Penyerang
* (18) Chioma Kingsley (Nigeria) – Bek
Liga Indonesia Divisi Utama 2006
Antonio Claudio (Brasil) – Bek
Pradit Taweetchai (Thailand) – Bek
(19) Nipont Charnarwut (Thailand) – Bek
(20) Kosin Hattahairathanakool (Thailand) – Penjaga Gawang
(21) Reduoane Barkaoui (Maroko) – Penyerang
(22) Ayouck Berty (Kamerun) – Gelandang
* (23) Brahima Traore (Burkina Faso) – Penyerang
Liga Indonesia Divisi Utama 2007
Reduoane Barkaoui (Maroko) – Penyerang
(24) Patricio Jimenez (Chile) – Bek
(25) Lorenzo Cabanas (Paraguay) – Gelandang
(26) Christian Bekamenga (Kamerun) – Penyerang
(27) Nyeck Nyobe (Kamerun) – Bek
(28) Leo Chitescu (Rumania) – Gelandang
Indonesia Super League 2008–2009
Lorenzo Cabanas (Paraguay) – Gelandang
Nyeck Nyobe (Kamerun) – Bek
(29) Hilton Moreira (Brasil) – Penyerang
(30) Rafael Bastos (Brasil) – Penyerang
(31) Fabio Lopes (Brasil) – Penyerang
(32) Christian Gonzales (Uruguay) – Penyerang
Indonesia Super League 2009–2010
Hilton Moreira (Brasil) – Penyerang
Christian Gonzales (Uruguay) – Penyerang
(33) Christian Rene (Paraguay) – Bek
Sinthaweechai Hathairattanakool (Thailand) – Penjaga Gawang
(34) Suchao Nuchnum (Thailand) – Gelandang
(35) Satoshi Otomo (Jepang) – Gelandang
Indonesia Super League 2010–2011
Christian Gonzales (Uruguay) – Penyerang
Hilton Moreira (Brasil) – Penyerang
(36) Baihakki Khaizan (Singapura) – Bek
(37) Shahril Ishak (Singapura) – Gelandang
(38) Pablo Frances (Argentina) – Penyerang
(39) Abanda Herman (Kamerun) – Bek
(40) Miljan Radovic (Montenegro) – Gelandang
(41) Matsunaga Shohei (Jepang) – Penyerang
Indonesia Super League 2011–2012
Abanda Herman (Kamerun) – Bek
Miljan Radovic (Montenegro) – Gelandang
(42) Zdravko Dragicevic (Montenegro) – Penyerang
(43) Robbie Gaspar (Australia) – Gelandang
(44) Moses Sakyi (Ghana) – Penyerang
(45) Noh Alam Shah (Singapura) – Penyerang
* (46) Marcio Souza (Brasil) – Penyerang
Indonesia Super League 2013
Abanda Herman (Kamerun) – Bek
(47) Naser Al-Sebai (Suriah) – Bek
(48) Kenji Adachihara (Jepang) – Penyerang
(49) Mbida Messi (Kamerun) – Gelandang
(50) Herman Dzumafo (Kamerun) – Penyerang
Hilton Moreira (Brasil) – Penyerang
Indonesia Super League 2014
(51) Vladimir Vujovic (Montenegro) – Bek
(52) Makan Konate (Mali) – Gelandang
* (53) Djibril Coulibaly (Mali) – Penyerang
Indonesia Super League 2015
Vladimir Vujovic (Montenegro) – Bek
Makan Konate (Mali) – Gelandang
* (54) Ilija Spasojevic (Montenegro) – Penyerang
Indonesia Soccer Championship 2016
Vladimir Vujovic (Montenegro) – Bek
(55) Robertino Pugliara (Argentina) – Gelandang
(56) Juan Belencoso (Spanyol) – Penyerang
(57) Marcos Flores (Argentina) – Gelandang
* (58) Diogo Ferreira (Australia) – Bek
Liga 1 Indonesia 2017
Vladimir Vujovic (Montenegro) – Bek
Matsunaga Shohei (Jepang) – Penyerang
(59) Michael Essien (Ghana) – Gelandang
(60) Carlton Cole (Inggris) – Penyerang
* (61) Ezechiel N’Douassel (Chad) – Penyerang
Liga 1 Indonesia 2018
Ezechiel N’Douassel (Chad) – Penyerang
(62) Bojan Malisic (Serbia) – Bek
(63) Oh In-kyun (Korea Selatan) – Gelandang
(64) Jonathan Bauman (Argentina) – Penyerang
Liga 1 Indonesia 2019
Ezechiel N’Douassel (Chad) – Penyerang
Bojan Malisic (Serbia) – Bek
(65) Rene Mihelič (Slovenia) – Gelandang
(66) Artur Geworkýan (Turkmenistan) – Penyerang
(67) Kevin van Kippersluis (Belanda) – Penyerang
(68) Nick Kuipers (Belanda) – Bek
* (69) Omid Nazari (Filipina) – Gelandang
Liga 1 Indonesia 2020
Nick Kuipers (Belanda) – Bek
Omid Nazari (Filipina) – Gelandang
(70) Wander Luiz (Brasil) – Penyerang
(71) Geoffrey Castillion (Belanda) – Penyerang
Liga 1 Indonesia 2021–2022
Nick Kuipers (Belanda) – Bek
Wander Luiz (Brasil) – Penyerang
Geoffrey Castillion (Belanda) – Penyerang
(72) Mohammed Rashid (Palestina) – Gelandang
(73) Bruno Cantanhede (Brasil) – Penyerang
(74) David da Silva (Brasil) – Penyerang
Liga 1 Indonesia 2022–2023
Nick Kuipers (Belanda) – Bek
David da Silva (Brasil) – Penyerang
(75) Ciro Alves (Brasil) – Penyerang
(76) Daisuke Sato (Filipina) – Bek
Liga 1 Indonesia 2023–2024
Nick Kuipers (Belanda) – Bek
David da Silva (Brasil) – Penyerang
Ciro Alves (Brasil) – Penyerang
Daisuke Sato (Filipina) – Bek
(77) Alberto Rodríguez (Spanyol) – Bek
(78) Tyronne del Pino (Spanyol) – Gelandang
(79) Lévy Madinda (Gabon) – Gelandang
(80) Stefano Beltrame (Italia) – Gelandang
* (81) Kevin Ray Mendoza (Filipina) – Penjaga Gawang
Liga 1 Indonesia 2024–2025
Nick Kuipers (Belanda) – Bek
David da Silva (Brasil) – Penyerang
Ciro Alves (Brasil) – Penyerang
Kevin Ray Mendoza (Filipina) – Penjaga Gawang
Tyronne del Pino (Spanyol) – Gelandang
(82) Gustavo França (Brasil) – Penyerang
(83) Mateo Kocijan (Kroasia) – Gelandang
(84) Mailson Lima (Tanjung Verde) – Penyerang
* (85) Gervane Kastaneer (Curaçao) – Penyerang
Liga Super Indonesia 2025–2026
(86) Wiliam Marcílio (Brasil) – Gelandang
(87) Luciano Guaycochea (Argentina) – Gelandang
(88) Júlio César (Brasil) – Gelandang
(89) Berguinho (Brasil) – Penyerang
(90) Uilliam Barros (Brasil) – Penyerang
(91) Adam Przybek (Wales) – Penjaga Gawang
(92) Ramon Tanque (Brasil) – Penyerang
(93) Patricio Matricardi (Argentina) – Bek
(94) Frans Putros (Irak) – Bek
(95) Federico Barba (Italia) – Bek
(96) Andrew Jung (Prancis) – Penyerang
(97) Layvin Kurzawa (Prancis) – Bek
* (98) Sergio Castel (Spanyol) – Penyerang












