Saksi Jaya Mengungkap Peran Ammar Zoni dalam Peredaran Narkoba di Rutan
Dalam persidangan terkait kasus narkoba yang menjerat Ammar Zoni, saksi bernama Jaya mengungkapkan bahwa dirinya diperintah langsung oleh Ammar untuk menjadi kurir sabu antar blok di rutan. Ia mengaku menerima imbalan sebesar Rp100 ribu per minggu sebagai balas jasa atas tugasnya tersebut.
Menurut kesaksian Jaya, Ammar Zoni menggunakan berbagai modus terselubung agar tidak mudah terdeteksi petugas. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan membungkus sabu-sabu menggunakan tisu berlapis. “Sabu itu dibungkus menggunakan tisu berlapis sebelum saya antarkan ke blok lain,” ujarnya dalam persidangan.
Selain itu, Ammar juga mengatur transaksi melalui aplikasi pesan instan bernama Zangi. Aplikasi ini didaftarkan sendiri oleh Ammar, sehingga ia bisa mengontrol komunikasi antara kurir dan pembeli. “Karena Bang Ammar suruh saya download aplikasinya. Semua dia yang daftarin. Jadi kalau ada yang pesan sabu langsung chat ke saya. Yang chat paling Ko Andy, Aldi, sama Asep,” jelas Jaya.
Perlu diketahui, Ammar Zoni kini duduk di kursi pesakitan dan tampak menunjukkan ekspresi kekecewaan setelah mendengar pernyataan saksi yang memojokkannya. Jaksa Penuntut Umum telah menjeratnya dengan beberapa dakwaan, termasuk Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) terkait jual beli atau perantara narkotika serta Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) terkait kepemilikan narkotika.
Kehidupan Pribadi Ammar Zoni: Dari Gagal Menikah hingga Hubungan dengan Kamelia
Meski tengah menghadapi kasus hukum, Ammar Zoni juga sempat menjadi sorotan karena kisah cintanya dengan Kamelia. Dalam wawancara dengan Ustaz Hilman Fauzi, Kamelia menceritakan awal hubungannya dengan Ammar. Awalnya, mereka bertemu dalam urusan bisnis, namun lama-kelamaan tumbuh perasaan cinta.
Kamelia mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami KDRT dari suami pertamanya. Bahkan, ia ditinggalkan saat putrinya berusia tujuh bulan. Meski begitu, ia tidak trauma menjalin hubungan lagi. “Kegagalan saya dua kali, yang pertama karena kekerasan, yang kedua saya diberikan putri dari umur tujuh bulan saya ditinggal.”
Ia menyebut bahwa alasan ia menjalin hubungan dengan Ammar adalah karena rasa iba. “Ya karena benar-benar lagi jatuh, satu pun tidak ada yang mendekati dia. Di situ lah saya awalnya merasa iba, tapi Allah ngasih perasaan itu (cinta) buat Bang Ammar.”
Ammar Zoni Ingin Nikahi Kamelia
Pada sidang kasus narkoba yang dihadiri oleh Kamelia, Ammar Zoni terlihat sangat haru. Ini merupakan pertama kalinya ia bertemu dengan Kamelia setelah ditahan di Lapas Nusakambangan. Dalam suasana haru, Ammar memberikan pesan romantis kepada sang kekasih.
“Aku harus pulang. Aku pengin pulang. Aku harus pulang,” ujarnya sambil memeluk erat Kamelia. Ia juga meminta Kamelia menyampaikan pesan seriusnya kepada orang tua. “Kamu sampaikan ke papa kamu, kalau aku serius.”
Ammar Zoni menegaskan bahwa tujuannya saat ini hanya satu, yaitu bisa pulang ke rumah dan membuktikan keseriusannya untuk berubah. Meski tengah menghadapi masalah hukum, ia tetap menunjukkan semangat untuk memperbaiki diri.










