Daerah  

70 Persen Dana Kelurahan Kota Gorontalo Digunakan Tangani Sampah

Fokus Pemerintah Kota Gorontalo pada Pengelolaan Sampah

Pemerintah Kota Gorontalo telah mengambil langkah-langkah signifikan dalam menangani masalah sampah, terutama di tingkat kelurahan. Setiap kelurahan menerima alokasi dana yang difokuskan untuk program kebersihan lingkungan dan pengangkutan sampah. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mencegah penumpukan sampah di kawasan permukiman.

Alokasi Dana Pengembangan Wilayah

Dalam hal alokasi anggaran, pemerintah kelurahan diminta untuk mengalokasikan sebagian besar dana pengembangan wilayah untuk program kebersihan lingkungan. Menurut Lurah Biawao, Nurhadi Taha, kebijakan tersebut memerintahkan agar 70 persen dari dana pengembangan wilayah sebesar Rp200 juta dialokasikan untuk program kebersihan lingkungan. Angka ini setara dengan sekitar Rp147 juta yang digunakan untuk penanganan saluran air dan pengangkutan sampah di lingkungan permukiman.

Sementara itu, sisanya sekitar 30 persen atau sekitar Rp63 juta dialokasikan untuk perbaikan fasilitas umum yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi warga.

Program Gator Masuk Lorong

Untuk meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah, pemerintah juga menambah armada pengangkut skala lingkungan. Salah satu inisiatif yang diluncurkan adalah pengadaan gerobak motor listrik atau gator yang digunakan di puluhan kelurahan. Menurut Nurhadi, program “gator masuk lorong” berhasil mengurangi penumpukan sampah di kawasan permukiman warga.

“Program gator masuk lorong ini mendapat apresiasi dari berbagai warga yang tadinya sampah di lorong-lorong itu sampai tiga sampai empat hari belum diangkat, tapi sekarang kalau masuk lorong sudah tidak ada penumpukan sampah,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan jadwal pengangkutan sampah secara terstruktur mulai pukul 06.00 Wita hingga pengangkutan akhir ke Tempat Pembuangan Akhir Talumelito. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sampah selalu diangkut secara tepat waktu dan tidak menumpuk di area permukiman.

Peran Masyarakat dalam Keberhasilan Program

Selain penguatan anggaran dan infrastruktur, pemerintah juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kesadaran warga dalam memilah sampah serta disiplin membuang sampah sesuai jadwal menjadi faktor penting keberhasilan program kebersihan lingkungan.

Nurhadi menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyatakan bahwa masyarakat perlu memilah sampah, baik sampah kering, sampah basah maupun sampah berbahaya.

Anggaran Sampah Hingga Tingkat Kelurahan

Upaya penanganan sampah juga diperkuat melalui dukungan anggaran langsung ke tingkat kelurahan. Setiap kelurahan menerima alokasi dana yang difokuskan untuk program kebersihan lingkungan dan pengangkutan sampah. Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Meydi Novie Silangen, menjelaskan bahwa dana ini digunakan untuk pembersihan saluran dan pengangkutan sampah dengan pengadaan mobil-mobil Volta atau VIA di kelurahan.

Selain itu, pemerintah kota juga mendapat dukungan tambahan armada pengangkut sampah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Contohnya, unit dari BTN CSR BTN atau TJSL BTN yang diberikan kepada pemerintah kota.

Penanganan Sampah Libatkan Banyak Pihak

Dalam pengelolaan persampahan, pemerintah menerapkan pembagian kewenangan antar instansi agar penanganan lebih efektif. Menurut Novie, pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, sementara PUPR menangani sedimen di saluran drainase.

Ia menjelaskan bahwa persoalan sampah menjadi salah satu penyebab utama terganggunya sistem drainase di Kota Gorontalo yang berujung pada genangan air hingga banjir. Oleh karena itu, kolaborasi antar instansi sangat penting dalam menangani masalah ini.

Peran Masyarakat Jadi Penentu

Meski pemerintah telah menyiapkan berbagai program, Novie menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mencontohkan, infrastruktur pengendalian banjir yang telah dibangun sering kembali dipenuhi sampah akibat perilaku warga.

Pemerintah Kota Gorontalo berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat menjaga keberlanjutan program penanganan sampah sekaligus mendukung pembangunan kota yang lebih bersih dan tertata.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?