Arsenal Tertinggal di Kandang Wolves, Arteta: Kami Layak Dikritik

Pertandingan Wolves vs Arsenal Berakhir Imbang, Memicu Kekhawatiran di Arsenal

Pertandingan antara Wolves dan Arsenal dalam pekan 31 Liga Inggris 2025-2026 berlangsung lebih awal dari jadwal yang seharusnya. Laga ini digelar pada Rabu (18/2/2026) malam atau Kamis (19/2/2026) dini hari di Molineux Stadium. Sebenarnya pertandingan ini seharusnya dilaksanakan pada Sabtu 21 Maret 2026, tetapi diundur karena Arsenal akan tampil di final EFL Cup melawan Manchester City pada hari Minggu (22/3/2026).

Hasil akhir laga ini berakhir imbang 2-2. Arsenal sempat unggul dua gol melalui Bukayo Saka pada menit ke-5 dan Piero Hincapie di menit ke-56. Namun, Wolves berhasil menyamakan skor melalui gol Hugo Bueno pada menit ke-61 dan gol bunuh diri Riccardo Calafiori di menit ke-90+4.

Kekalahan ini memicu pertanyaan tentang kesiapan Arsenal untuk mengakhiri penantian 22 tahun menjadi juara Liga Inggris. Tim yang seharusnya mudah mengalahkan tim terbawah di klasemen, justru gagal meraih kemenangan. Hasil imbang ini juga membuat persaingan gelar juara tidak sepenuhnya berada di bawah kendali Mikel Arteta dan para pemainnya.

Arsenal kini unggul 5 poin dari Manchester City, tetapi risiko kehilangan jarak tersebut sangat nyata. Jika City memenangkan semua 12 pertandingan tersisa, termasuk laga tandang melawan Arsenal, mereka bisa finis di posisi pertama. Sementara itu, Arsenal masih memiliki 11 pertandingan tersisa, termasuk pertandingan melawan City di Etihad Stadium pada April.

Kekecewaan juga muncul setelah Arsenal kehilangan empat poin penting dalam hasil imbang berturut-turut melawan Brentford dan Wolves. Hal ini memperkuat bayang-bayang kegagalan masa lalu, termasuk tiga kali menjadi runner-up, dua di antaranya melawan tim asuhan Pep Guardiola.

Arsenal selanjutnya akan menghadapi derbi London melawan Tottenham dan Chelsea, yang merupakan fase krusial musim ini. Kehilangan momentum bisa berdampak besar bagi ambisi mereka meraih gelar juara.

Mikel Arteta Mengakui Sorotan yang Akan Datang

Mikel Arteta menyadari bahwa timnya akan mendapat sorotan dan pengawasan ketat. Ia mengatakan bahwa kritik apa pun yang datang adalah hal yang wajar, karena performa tim belum sesuai ekspektasi.

“Terima saja kritik apa pun, karena kami tidak tampil sesuai level yang dibutuhkan,” katanya. “Apa pun yang dikatakan orang bisa benar karena kami tidak melakukan apa yang harus kami lakukan.”

Arteta menegaskan bahwa cara terbaik adalah menunjukkan performa yang baik dalam pertandingan melawan Tottenham. Ia menyoroti bahwa The Gunners belum tampil maksimal sejak awal tahun 2026, hanya memenangkan dua dari tujuh pertandingan liga terakhir mereka.

Bukayo Saka: Kami Harus Kembali ke Level Kami

Penyerang Bukayo Saka, yang baru saja menandatangani kontrak baru lima tahun, mengatakan ada perbedaan besar dengan bagaimana tim tampil di babak kedua dibandingkan babak pertama. Ia mengaku kecewa dengan hasil pertandingan ini.

“Sangat mengecewakan,” tambah Saka. “Sudah saatnya kita merenungkan beberapa penampilan terakhir dan segera memperbaiki masalahnya, sehingga kita bisa kembali memenangkan pertandingan.”

Ia menekankan bahwa tim perlu kembali ke level yang seharusnya. “Lakukan hal-hal mendasar dengan benar dan kita memiliki kualitas yang lebih dari cukup di tim ini untuk memenangkan pertandingan.”

Susunan Pemain dan Hasil Akhir

Wolves 2-2 Arsenal

Gol: Hugo Bueno (61′), Riccardo Calafiori (90+4′) – Bukayo Saka (5′), Piero Hincapie (56′)

Susunan Pemain Wolves [3-4-2-1]:

1-José Sá; 15-Yerson Mosquera, 4-Santiago Bueno, 37-Ladislav Krejčí; 38-Jackson Tchatchoua, 47-Angel Gomes, 7-André, 3-Hugo Bueno; 36-Mateus Mane, 27-Jean-Ricner Bellegarde; 9-Adam Armstrong

Pelatih: Rob Edwards

Susunan Pemain Arsenal [4-2-3-1]:

1-David Raya; 5-Piero Hincapié, 6-Gabriel Magalhães, 2-William Saliba, 12-Jurrien Timber; 41-Declan Rice, 36-Martín Zubimendi; 11-Gabriel Martinelli, 7-Bukayo Saka, 20-Noni Madueke; 14-Viktor Gyökeres

Pelatih: Mikel Arteta

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?