Nasib Bintang Ratchaburi FC Diuji Rasisme Usai Kalahkan Persib Bandung di ACL

Nasib Sial Denilson Junior Usai Kekalahan Persib Bandung di ACL 2025/2026

Denilson Junior, pemain bintang Ratchaburi FC, menghadapi nasib sial setelah timnya berhasil melaju ke babak 8 besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026 dengan mengalahkan Persib Bandung. Namun, perjalanan yang seharusnya menjadi momen kebanggaan justru berujung pada serangan rasis yang dialaminya.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Ratchaburi FC menyingkirkan Persib Bandung dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar. Skor akhir 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung tidak cukup untuk membawa mereka melaju ke babak berikutnya karena secara agregat, Ratchaburi FC unggul 3-1.

Momen Kekecewaan dan Serangan Rasis

Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu, 18 Februari 2026, Persib Bandung tampil agresif sejak awal pertandingan. Meski gagal mencetak gol, tekanan yang diberikan oleh Maung Bandung sempat membuat kiper Ratchaburi FC, Kampol Pathomakkakul, bekerja keras.

Beberapa peluang emas diperoleh oleh Persib Bandung, termasuk gol yang disahkan oleh wasit setelah melalui proses VAR. Gol yang dicetak oleh Andrew Jung berhasil memperkecil ketertinggalan agregat menjadi 1-3. Namun, hingga akhir pertandingan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung.

Pemain Persib Bandung dan Ratchaburi FC

Susunan pemain yang turun dalam laga ini menunjukkan strategi yang dipersiapkan oleh masing-masing pelatih. Di kubu Persib Bandung, Teja Paku Alam bertugas sebagai penjaga gawang, didampingi oleh Frans Putros, Federico Barba, Patricio Matricardi, dan Alfeandra Dewangga. Di lini tengah, Eliano Reijnders, Thom Haye, dan Adam Alis menjadi tulang punggung, sementara di lini depan, Berguinho, Barros, dan Andrew Jung menjadi andalan.

Di sisi lain, Ratchaburi FC menurunkan tiga pemain asing di lini depan, termasuk Denilson Junior. Susunan pemain mereka juga dilengkapi oleh kiper Kampol Pathomakkakul, serta bek Jonathan Khemdee, Ting, dan Jese Curran.

Peristiwa Kontroversial di Kolom Komentar

Setelah pertandingan, Denilson Junior mengunggah foto kelahiran anaknya di media sosial. Postingan itu sebenarnya merupakan kolaborasi dengan sang istri dan diunggah pada 12 Februari 2026. Namun, beberapa komentar negatif muncul di kolom komentarnya, yang menunjukkan adanya serangan rasis terhadapnya.

Kejadian ini menimbulkan kekecewaan besar bagi Denilson Junior, terutama karena ia telah memberikan kontribusi besar dalam kemenangan Ratchaburi FC di ajang ACL Two 2025/2026. Serangan rasis yang dialaminya tidak hanya merusak suasana hati, tetapi juga menunjukkan bahwa masalah diskriminasi masih menjadi isu yang belum terselesaikan di dunia sepak bola.

Kehadiran Beckham Putra dan Strategi Bojan Hodak

Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, melakukan beberapa rotasi pemain selama pertandingan. Salah satu kejutan adalah kehadiran Beckham Putra, yang sebelumnya cedera, namun tidak dimainkan dari awal. Ia masuk di babak kedua sebagai pengganti Alfeandra Dewangga dan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Ratchaburi FC.

Strategi Bojan Hodak terlihat efektif, meskipun kemenangan 1-0 di leg kedua tidak cukup untuk membawa Persib Bandung melaju ke babak berikutnya. Dengan agregat 1-3, Persib Bandung harus mengakhiri perjalanan mereka di ACL Two 2025/2026.

Hasil Akhir dan Harapan Masa Depan

Meski kalah, Persib Bandung tampil sangat bagus di leg kedua. Para pemain seperti Thom Haye dan Andrew Jung memberikan ancaman nyata kepada pertahanan Ratchaburi FC. Namun, keterbatasan waktu dan kesempatan yang terlewat membuat mereka gagal mencetak gol tambahan.

Sementara itu, Ratchaburi FC sukses melaju ke babak 8 besar dan akan menghadapi lawan berat di babak berikutnya. Denilson Junior, meski menghadapi serangan rasis, tetap menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan timnya.


Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?