Tarif listrik PLN 23-28 Februari 2026, beli Rp50 ribu dapat berapa?

Tarif Listrik PLN Terbaru 2026, Berapa kWh yang Didapat dengan Beli Token?

Tarif listrik PLN per kWh periode 23-28 Februari 2026 menjadi informasi penting yang perlu diketahui masyarakat, baik pelanggan subsidi maupun non subsidi. Rentang waktu tersebut masih berada dalam periode penetapan tarif listrik Triwulan I 2026. Di tengah kebutuhan rumah tangga, aktivitas usaha, serta penggunaan listrik harian yang terus berjalan, kepastian besaran tarif per golongan daya menjadi acuan utama dalam mengatur pengeluaran.

Pemerintah melalui PT PLN (Persero) secara berkala menetapkan dan mengumumkan tarif listrik berdasarkan kelompok pelanggan, mulai dari rumah tangga, sosial, bisnis, industri, hingga pemerintahan, sesuai kebijakan energi nasional. Untuk periode 23-28 Februari 2026, PLN menetapkan tarif listrik tetap mengacu pada ketentuan Triwulan I Tahun 2026 yang berlaku sejak Januari hingga Maret, sehingga tidak terdapat kenaikan tarif bagi seluruh golongan pelanggan.

Berikut rincian tarif listrik per kWh untuk beberapa golongan pelanggan:

Pelanggan Rumah Tangga Nonsubsidi

  • R-1/TR 900 VA: Rp 1.352
  • R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70
  • R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70
  • R-2/TR 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53
  • R-3/TR 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53

Pelanggan Bisnis dan Pemerintah

  • B-2/TR (6.600 VA-200 kVA): Rp 1.444,70
  • P-1/TR (kantor pemerintah 6.600 VA-200 kVA): Rp 1.699,53
  • P-3/TR (penerangan jalan umum di atas 200 kVA): Rp 1.699,53

Sementara itu, tarif listrik bagi golongan pelanggan subsidi juga tidak mengalami perubahan sebagai berikut:
– Rumah tangga 450 VA: Rp 415 per kWh
– Rumah tangga 900 VA bersubsidi: Rp 605 per kWh
– Rumah tangga 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM): Rp 1.352 per kWh
– Rumah tangga 1.300-2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
– Rumah tangga 3.500 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh

Perkiraan Jumlah kWh yang Didapat dari Pembelian Token

Berikut perkiraan jumlah kWh yang didapat jika beli token listrik Rp50.000 dan Rp100.000, berdasarkan tarif resmi PLN per kWh. Perhitungan ini belum termasuk potongan admin/token.

Perhitungan Token Listrik PLN Januari 2026

Rumah Tangga Subsidi
  • R1 – 450 VA (Rp415/kWh)
  • Rp50.000 → ±120,48 kWh
  • Rp100.000 → ±240,96 kWh
  • R1 – 900 VA Subsidi (Rp605/kWh)
  • Rp50.000 → ±82,64 kWh
  • Rp100.000 → ±165,29 kWh
Rumah Tangga Non-Subsidi
  • R1 – 900 VA (Rp1.352/kWh)
  • Rp50.000 → ±36,98 kWh
  • Rp100.000 → ±73,96 kWh
  • R1 – 1.300–2.200 VA (Rp1.444,70/kWh)
  • Rp50.000 → ±34,61 kWh
  • Rp100.000 → ±69,22 kWh
  • R2 – 3.500–5.500 VA (Rp1.699,53/kWh)
  • Rp50.000 → ±29,42 kWh
  • Rp100.000 → ±58,84 kWh
  • R3 – ≥6.600 VA (Rp1.699,53/kWh)
  • Rp50.000 → ±29,42 kWh
  • Rp100.000 → ±58,84 kWh

Mengapa Jumlah kWh Bisa Berbeda Tiap Daerah?

Walaupun tarif listrik PLN per kWh sama secara nasional, jumlah kWh yang masuk bisa berbeda antar daerah, termasuk di Bangka Belitung, karena beberapa faktor berikut:

Ada Potongan Biaya Admin

Saat beli token, tidak semua Rp100.000 langsung dikonversi jadi listrik.
Contoh:
– Biaya admin: Rp2.500 – Rp3.500
– Sisa uang untuk beli listrik: ±Rp96.500 – Rp97.500

Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Berbeda Tiap Daerah

Setiap daerah menetapkan PPJ sendiri, biasanya antara 3–10 persen.
Di Bangka Belitung, PPJ umumnya 10 persen (termasuk tinggi dibanding daerah lain).
Contoh:
– Rp100.000
– Dipotong PPJ 10 persen = Rp10.000
– Sisa: Rp90.000

Perhitungan Realistis (Contoh 1.300 VA Non-Subsidi)

  • Tarif: Rp1.444,70/kWh
  • Perhitungan:
  • Saldo bersih setelah pajak & admin: ±Rp91.000
  • Dibagi tarif:
    • 91.000 ÷ 1.444,70 = ±63 kWh
  • Hasilnya cocok dengan yang kamu alami

Kenapa Berbeda dengan Hitungan Kasar?

Perhitungan sebelumnya:
– 100.000 ÷ 1.444,70 = 69 kWh
Tapi itu belum dikurangi, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), biaya admin dan Pembulatan sistem PLN

Tarif listrik sama secara nasional namun jumlah kWh berbeda karena pajak daerah dan biaya admin.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?