Jangan Pasang 28 Aplikasi Ini, Bahaya untuk WhatsApp!

Waspadai Aplikasi Berbahaya yang Bisa Menyebabkan Penyadapan WhatsApp

Beberapa waktu terakhir, kasus penyadapan akun WhatsApp semakin marak. Hacker dan scammer sering kali memanfaatkan celah keamanan untuk mengakses data pribadi pengguna. Jika akun WhatsApp Anda diretas, maka data penting seperti file, foto, dan bahkan informasi pribadi bisa disalahgunakan. Tidak hanya itu, akun Anda juga bisa diambil alih oleh pelaku kejahatan siber, yang berpotensi merusak reputasi Anda di mata orang lain.

Tanda-Tanda Akun WhatsApp Diretas

Menurut Forbes, ada beberapa tanda yang bisa membantu Anda mengenali apakah akun WhatsApp Anda sedang diretas atau tidak. Berikut adalah ciri-cirinya:

  • Baterai cepat habis: Jika baterai HP Anda tiba-tiba habis lebih cepat dari biasanya, mungkin ada malware atau spyware yang sedang bekerja di latar belakang.
  • Kuota mendadak cepat habis: Lonjakan penggunaan kuota internet bisa menjadi pertanda bahwa ada spyware atau malware yang sedang mengirim data ke pihak ketiga.
  • Aplikasi tak dikenal: Jika Anda menemukan aplikasi yang tidak pernah Anda instal sebelumnya, atau ada pengaturan yang berubah tanpa sebab, ini bisa jadi tanda adanya penyadapan.
  • Tiba-tiba menerima kode verifikasi: Munculnya kode verifikasi padahal Anda tidak memintanya bisa jadi tanda bahwa seseorang mencoba masuk ke akun Anda.
  • HP hang atau crash: Kinerja HP yang lambat atau bahkan crash bisa menjadi indikasi bahwa sistem ponsel Anda telah disusupi oleh aplikasi berbahaya.
  • Kamera dan Microphone membuka sendiri: Jika kamera atau microphone di ponsel Anda tiba-tiba membuka sendiri, atau Anda menemukan foto atau rekaman yang tidak dikenal, kemungkinan besar ada spyware yang aktif di sistem.

Daftar 28 Aplikasi Berbahaya yang Bisa Menyebabkan Penyadapan

Setelah mengetahui tanda-tanda penyadapan, penting bagi pengguna untuk mulai waspada terhadap aplikasi-aplikasi tertentu yang bisa menyebabkan kerugian besar. Berikut adalah daftar 28 aplikasi yang diketahui berbahaya dan bisa membuat akun WhatsApp serta rekening Anda diretas:

  • Chip Winner 2048
  • Isecurity – Virus Cleaner
  • Quick Loan Pro
  • Calculator Lock – Photos Vault
  • Pixel Battle
  • Ztime: Earn cash rewards easily
  • Pop Stone 2 – Match 3 Game
  • Gem Puzzle
  • Real Money : Play Games Earn
  • Vast VPN – Secure VPN Proxy
  • Fast Booster Box
  • Channel 3
  • Make Money – Game Time
  • Woohoo – Real Cash Games
  • Earn Money: Squid Game
  • Cash Game: Money Puppy
  • Luckyyou
  • Hello VPN – Fast & Secure
  • Dong Bao
  • Hotbuku – Alat pembaca novel profesional dan populer
  • Yeloli Princess Makeup
  • Uang nyata: hasilkan dan permainan
  • Fast Loan Plus
  • Crazy Christmas tree
  • Pop Diamonds
  • Cash All – Earn real money
  • Merge snack overfood
  • Vegas Coin Pusher

Cara Mengembalikan Akun WhatsApp yang Diretas

Jika ponsel Anda sudah terkena penyadapan hingga akun WhatsApp Anda disalahgunakan, Anda masih bisa mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan akses akun. Berikut adalah cara yang bisa dilakukan:

  1. Gunakan ponsel orang lain untuk melaporkan penyadapan ke akun resmi WhatsApp.
  2. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel tersebut.
  3. Pilih tanda titik tiga di pojok kanan atas.
  4. Pilih Setelan.
  5. Pilih Bantuan.
  6. Pilih Pusat Bantuan.
  7. Pilih tanda titik tiga di pojok kanan atas.
  8. Pilih Buka di Browser.
  9. Setelah masuk ke halaman browser, scroll ke bagian bawah dan pilih Hubungi Kami.
  10. Pilih yang Dukungan WhatsApp Messenger.
  11. Pilih Hubungi Kami.
  12. Pengguna akan diarahkan untuk mengisi data-data yang dibutuhkan, yakni mengisi alamat email dan nomor ponsel.
  13. Ketik pesan ke WhatsApp bahwa akun Anda diretas.
  14. Pilih Langkah Selanjutnya.
  15. Pilih Kirim pertanyaan.

Setelah mengisi lengkap data yang ada, pengguna akan dikirimi balasan dari WhatsApp.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?