Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol Tegal: Dampak dari Kelelahan Pengemudi
Di tengah musim mudik nasional 2026, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Dua kejadian beruntun yang melibatkan mobil Toyota Avanza dan Calya menunjukkan betapa seriusnya ancaman kelelahan pengemudi dalam perjalanan jarak jauh.
Kecelakaan Avanza: Tabrakan dengan Guardrail
Pada Rabu (18/3/2026) siang, sebuah mobil Toyota Avanza mengalami kecelakaan hebat di KM 275 A, Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Mobil yang melaju dari Jakarta menuju Semarang diduga hilang kendali akibat pengemudi mengantuk. Akibatnya, kendaraan tersebut menabrak guardrail hingga menembus kabin dari depan ke belakang.
Meskipun kejadian ini menyebabkan tiga korban mengalami luka cukup serius, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Ipda Henry Ade Birawan, mengonfirmasi bahwa pengemudi diduga mengantuk dan menghantam pembatas jalan sebelah kanan. Korban saat ini sedang dirawat di RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna.
Kecelakaan bermula ketika mobil korban mengambil jalur kanan karena jalan tol sudah diberlakukan sistem one way. Di KM 275 A, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak guardrail dengan sangat keras. Kekuatan benturan menyebabkan pagar pengaman jalan tersebut menancap masuk ke bagian depan kabin hingga ke bagian belakang mobil.
Kecelakaan Calya: Tabrakan dengan Bus
Keesokan harinya, Kamis (19/3/2026), kecelakaan kembali terjadi di Tol Pejagan-Pemalang KM 290 B, Desa Harjosari, Kecamatan Surodadi, Tegal. Sebuah mobil Toyota Calya menabrak bus Agra Mas. Kecelakaan ini menyebabkan empat pemudik meninggal dunia, dua di antaranya meninggal di tempat kejadian, sementara pengemudi dan satu penumpang lainnya meninggal di RS Siaga Medika Pemalang.
Satu balita berusia tiga tahun selamat namun masih dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan di rumah sakit tersebut. Kasat Lantas Polres Tegal, AKBP Bharatungga Dharuning Pawuri, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat pemberlakuan one way pada pukul 05.33 WIB. Mobil Toyota Calya menabrak bagian belakang bus yang berhenti di bahu jalan.
Dugaan sementara mengarah pada pengemudi yang mengantuk, karena tidak ada tanda-tanda pengereman atau perlambatan sebelum kecelakaan. Korban hendak mudik ke Pemalang dan tujuan mereka adalah Exit Tol Gandulan, tetapi kecelakaan terjadi sebelum sampai tujuan.
Faktor Kelelahan Pengemudi
Kedua kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kondisi jalan atau rekayasa lalu lintas, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi. Di tengah padatnya arus mudik, faktor kelelahan menjadi ancaman serius yang bisa berujung pada kecelakaan memilukan.
Para pengemudi disarankan untuk lebih waspada, istirahat cukup, dan menghindari mengemudi dalam keadaan lelah. Selain itu, pengguna jalan tol harus mematuhi aturan lalu lintas, seperti sistem one way, agar dapat meminimalisir risiko kecelakaan.
Kedua kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara, terutama selama musim mudik yang sering kali dipenuhi oleh para pemudik yang ingin segera sampai di tujuan.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”










