Muat Barang Kapal Laut Sumbar Naik 7 Persen, Aktivitas Pelabuhan Aiar Bangis Melejit Tajam

Peningkatan Aktivitas Angkutan Laut di Sumatera Barat pada Februari 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat adanya perubahan dalam aktivitas angkutan laut provinsi tersebut pada bulan Februari 2026. Data yang dirilis menunjukkan kenaikan jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut, namun terjadi penurunan pada aktivitas bongkar muat.

Kenaikan Jumlah Barang yang Dimuat

Pada Februari 2026, total muatan kapal domestik di Sumatera Barat mencapai 258,53 ribu ton. Angka ini meningkat sebesar 7,14 persen dibandingkan Januari 2026 yang tercatat sebanyak 241,30 ribu ton. Peningkatan ini terlihat dari aktivitas pengiriman barang melalui beberapa pelabuhan utama di wilayah tersebut.

Beberapa pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo, seperti Pelabuhan Teluk Bayur, Muaro, dan Air Bangis, menjadi tempat utama bagi kegiatan angkutan laut. Namun, tidak semua pelabuhan mengalami kenaikan. Misalnya, Pelabuhan Teluk Bayur dan Muaro mencatat penurunan masing-masing sebesar 0,41 persen dan 5,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, Pelabuhan Air Bangis menjadi lokasi dengan lonjakan signifikan dalam kegiatan muat barang. Jumlah barang yang dimuat di pelabuhan ini meningkat sebesar 59.332,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan Aktivitas Bongkar Muat

Meski terjadi peningkatan dalam aktivitas muat, data juga menunjukkan penurunan pada aktivitas bongkar muat barang melalui angkutan laut. Total barang yang dibongkar pada Februari 2026 mencapai 228,16 ribu ton, turun sebesar 6,65 persen dibandingkan Januari 2026 yang tercatat sebanyak 244,42 ribu ton.

Pelabuhan Air Bangis mencatat peningkatan jumlah barang yang dibongkar sebesar 15,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, di Pelabuhan Teluk Bayur dan Muaro terjadi penurunan. Penurunan di Teluk Bayur mencapai 6,59 persen, sedangkan di Muaro mencapai 56,51 persen.

Dinamika Aktivitas Pelabuhan

Perubahan aktivitas ini menunjukkan dinamika yang terjadi di pelabuhan-pelabuhan utama di Sumatera Barat. Meskipun ada peningkatan di beberapa pelabuhan, seperti Air Bangis, beberapa pelabuhan lainnya mengalami penurunan baik dalam kegiatan muat maupun bongkar.

Adanya perbedaan antara peningkatan dan penurunan aktivitas ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan permintaan pasar, kondisi cuaca, atau perencanaan logistik yang lebih baik di beberapa pelabuhan.

Kesimpulan

Data dari BPS Sumatera Barat menunjukkan bahwa aktivitas angkutan laut di provinsi tersebut mengalami fluktuasi pada Februari 2026. Meski terjadi kenaikan jumlah barang yang dimuat, terdapat penurunan dalam aktivitas bongkar muat. Perbedaan ini terjadi di berbagai pelabuhan, dengan Pelabuhan Air Bangis menjadi salah satu yang paling signifikan dalam meningkatkan aktivitas angkutan laut.


Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?