Alasan PSIM Yogyakarta Kalah dari PSM Makassar di Super League

Kekalahan PSIM Yogyakarta dari PSM Makassar: Penjelasan Pelatih dan Evaluasi Tim

Kekalahan yang dialami oleh PSIM Yogyakarta dalam laga melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, menjadi momen penting yang perlu dievaluasi. Meski sempat unggul lebih dulu, tim asuhan Jean-Paul Van Gastel kalah 1-2 dari PSM. Hasil ini membuat PSIM berada di posisi 8 klasemen Super League dengan 38 poin, sementara PSM naik ke posisi 13 dengan 28 poin.

Kesalahan yang Berulang dalam Situasi Bola Mati

Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menyatakan bahwa timnya sebenarnya tampil lebih baik dibanding PSM. Namun, kesalahan yang terus-menerus terjadi, khususnya dalam situasi bola mati, menjadi penyebab utama kekalahan tersebut.

“Saya pikir ini adalah sebuah keajaiban bahwa kita kalah dalam pertandingan ini. Saya rasa secara keseluruhan kita adalah tim yang lebih baik,” ujar Van Gastel. Ia menyoroti bahwa dua gol yang memasuki gawang PSIM berasal dari situasi bola mati. “Kita kalah dua kali berturut-turut melalui bola mati. Saya pikir lebih dari 50 persen kebobolan kita berasal dari bola mati.”

Gol penentu kemenangan PSM, yang dicetak oleh Dusan Lagator, tercipta lewat skema sepak pojok. Bola yang dikirim oleh Victor Luiz mampu disundul oleh Lagator, menghasilkan gol di injury time. Hal ini menunjukkan bahwa PSIM masih belum mampu memperbaiki masalah dalam situasi bola mati.

Evaluasi Keputusan di Sepertiga Akhir Lapangan

Selain itu, pelatih asal Belanda ini juga memberikan evaluasi terkait pengambilan keputusan para pemain di sepertiga akhir lapangan. Menurutnya, keputusan tersebut masih perlu diperbaiki.

“Keputusan di sepertiga akhir lapangan masih perlu perbaikan. Ya, saya setuju tentang itu,” kata Van Gastel. Ia menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan untuk meningkatkan performa tim di sisa musim ini.

Performa PSIM di Klasemen Super League

Setelah kekalahan ini, PSIM Yogyakarta berada di posisi 8 klasemen Super League dengan 38 poin. Sementara PSM Makassar berhasil naik ke posisi 13 dengan 28 poin. Berikut adalah klasemen sementara Super League 2025/2026:

  1. PERSIB BANDUNG – 61
  2. BORNEO FC SAMARINDA – 60
  3. PERSIJA JAKARTA – 55
  4. MALUT UNITED FC – 46
  5. BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC – 44
  6. PERSEBAYA SURABAYA – 42
  7. PERSITA – 41
  8. PSIM YOGYAKARTA – 38
  9. DEWA UNITED BANTEN FC – 37
  10. BALI UNITED FC – 36
  11. AREMA FC – 35
  12. PERSIK KEDIRI – 30
  13. PSM MAKASSAR – 28
  14. PERSIJAP JEPARA – 25
  15. MADURA UNITED FC – 23
  16. PERSIS SOLO – 21
  17. SEMEN PADANG FC – 20
  18. PSBS BIAK – 18

Tantangan di Sisa Musim

Van Gastel menyadari bahwa PSIM perlu melakukan perubahan drastis jika ingin meningkatkan performa di sisa musim ini. Ia menekankan bahwa kegagalan dalam menghadapi bola mati tidak boleh terulang lagi.

“Saya pikir hal itu akan berlanjut di sisa musim ini apabila kita tidak segera memperbaiki untuk bertahan menghadapi bola mati,” tambahnya.

Dengan evaluasi yang dilakukan, PSIM Yogyakarta berharap bisa bangkit dan kembali meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?