Daerah  

Pasar Baru Atambua Kacau, Pemkab Belu Akan Tertibkan Pedagang

Kondisi Pasar Baru Atambua yang Semakin Memprihatinkan

Pasar Baru Atambua, yang merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Belu, kini semakin memprihatinkan. Kondisi ini disebabkan oleh penataan pedagang yang tidak teratur, sehingga membuat kawasan pasar terlihat semrawut dan berdampak pada kemacetan lalu lintas di sekitarnya.

Banyak warga mengeluhkan bahwa kondisi Pasar Baru Atambua kini tidak lagi nyaman sebagai tempat berbelanja. Selain tampak tidak tertata, aktivitas jual beli yang meluas hingga ke bahu jalan bahkan ke tengah jalan turut memperparah situasi di kawasan tersebut. Hal ini menyebabkan gangguan bagi pengunjung maupun pengemudi yang melintas di sekitar pasar.

Jefri, salah satu warga Kota Atambua, mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap kondisi pasar yang dinilai semakin tidak terkendali. Menurutnya, banyak pedagang memilih berjualan di luar area yang telah disediakan, sementara sejumlah lapak di dalam pasar justru kosong dan tidak dimanfaatkan. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menata kembali para pedagang agar aktivitas perdagangan bisa berjalan lebih tertib dan nyaman.

“Kalau bisa pedagang yang jual di pinggir jalan masuk ke dalam lapak yang sudah ada. Selain lebih rapi, juga tidak bikin macet,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, tidak hanya mengganggu kenyamanan pengunjung, tetapi juga berdampak langsung pada arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas di kawasan pasar kerap terhambat akibat penyempitan jalan oleh lapak pedagang.

Pemkab Siap Lakukan Penertiban

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memastikan akan segera melakukan penertiban di kawasan pasar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Belu, Vincent K Laka, mengakui bahwa kondisi Pasar Baru Atambua saat ini memang tidak tertata dengan baik. Banyak pedagang yang berjualan di lokasi yang tidak semestinya, termasuk di bahu jalan hingga badan jalan.

“Keberadaan lapak-lapak di bahu jalan cukup mengganggu arus lalu lintas. Akibatnya kendaraan yang melintasi pasar mengalami kemacetan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima berbagai keluhan dari masyarakat, baik terkait kenyamanan berbelanja maupun kondisi lalu lintas yang semakin tidak tertib. Bahkan, kata dia, tidak jarang ditemukan kendaraan yang melawan arus demi menghindari kemacetan.

Sebagai langkah konkret, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan instansi terkait untuk melakukan penertiban dalam waktu dekat.

“Hari Senin kami akan melakukan tindakan bersama Satpol PP dan instansi terkait. Kami sudah melakukan rapat koordinasi bersama,” tuturnya.

Ia berharap, melalui penertiban ini, aktivitas perdagangan di Pasar Baru Atambua dapat kembali tertata dengan baik, sehingga memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.


Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?