Pernyataan Kades Sungutan tentang Mayat MSA: Dikenal Baik dan Ramah

Penemuan Mayat Anak di Kebun Karet

Seorang anak laki-laki berinisial MSA (12 tahun) ditemukan tewas dalam kondisi tidak wajar di area kebun karet Desa Sungutan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Jenazah korban saat ini masih menjalani proses autopsi di RS Bhayangkara Palembang dan rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pada hari Jumat.

Keluarga korban yang sangat berduka mengharapkan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab pasti kematian MSA. Menurut informasi yang diperoleh, korban dikenal sebagai anak yang baik dan rajin bersekolah. Ia tidak pernah menunjukkan perilaku yang janggal dan mudah bergaul dengan orang sekitarnya.

Penemuan Jenazah di Area Kebun Karet

Menurut penjelasan Kepala Desa Sungutan, Gani, korban memang merupakan warga setempat. Saat mengetahui bahwa korban ditemukan meninggal dengan cara tidak wajar, pihak keluarga merasa sangat sedih dan berduka.

“Harapan dari pihak keluarga, korban minta diusut tuntas kejadian ini sampai tahu penyebab aslinya,” ujar Gani.

Hingga kini, jenazah korban masih menjalani autopsi di RS Bhayangkara Kota Palembang. Keluarga korban juga masih menunggu kepulangan jenazah ke rumah duka. Persiapan pemakaman sudah siap, dan rencananya akan disemayamkan di TPU besok. Rencananya, besok malam akan dilaksanakan yasinan di rumah duka.

Motor Hilang dan Kejadian yang Membuat Keluarga Kaget

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, tepat sehari sebelum kejadian, korban sempat berpergian sendirian menggunakan motor. Ia melewati jalan setapak di dalam area kebun karet.

“Kemarin malam korban ini berjalan sendirian dengan motornya dari desa hendak keluar desa dengan melewati jalan trobosan (setapak) lokasi berada diantara kebun karet,” ungkap Robi saat menerangkan.

Keluarga menunggu semalaman korban yang tidak kunjung pulang. Betapa kagetnya mereka ketika mendapat kabar adanya penemuan jenazah anak meninggal di dalam area kebun karet.

“Saat didatangi oleh pihak keluarga, ternyata benar korban merupakan anaknya yang semalaman tidak kunjung pulang. Kondisinya sudah meninggal dengan luka ditubuhnya,” kata Robi.

Di tempat kejadian, hanya ditemukan jenazah korban. Untuk motornya hilang dan termasuk handphone yang dibawa juga sudah tidak ada lagi.

Luka di Tubuh Korban

Menurut keterangan warga yang menyaksikan penemuan jenazah, kondisi tubuh korban terdapat luka-luka. “Benar ditemukan luka dibagian wajah dan badan korban yang kemungkinan akibat sayatan benda tajam,” tutupnya.

Kronologi Penemuan

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang sedang menyadap karet di kebun tersebut. Kasat Reskrim Polres OKI, AKP Teguh Prasetyo, membenarkan adanya penemuan jenazah di kebun karet milik masyarakat di Desa Sungutan tersebut.

“Informasi awal yang menemukan orang yang lagi menyadap karet. Kami mendapat informasi kejadian di Desa Sungutan Air Besar sekitar pukul 08.00 WIB,” ujar AKP Teguh.

Ditegaskannya, saat ini anggotanya masih di lokasi untuk melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP). “Sampai sekarang anggota masih di lokasi. Sedangkan untuk jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi,” sambungnya.

Saat dimintai keterangan terkait penyebab dan kronologi kejadian, AKP Teguh menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman. “Yang jelas ada luka di tubuh korban, makanya akan dilakukan autopsi. Setelah itu barulah akan dilakukan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.


Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?