Pengumuman Sanksi Tegas untuk Calon Mahasiswa yang Tidak Daftar Ulang
Universitas Sriwijaya (Unsri) telah mengumumkan kebijakan tegas terhadap calon mahasiswa yang dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), tetapi tidak melakukan daftar ulang. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan agar kesempatan yang diberikan melalui seleksi nasional tidak disia-siakan.
Calon mahasiswa yang tidak mendaftar ulang setelah dinyatakan lulus akan terancam diblokir selama tiga tahun dan tidak bisa lagi mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun Seleksi Mandiri. Wakil Rektor I Unsri, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr, menjelaskan bahwa kebijakan ini berdasarkan peraturan resmi seleksi nasional masuk perguruan tinggi di Indonesia.
“Peserta yang sudah dinyatakan lulus tetapi tidak daftar ulang, maka tidak bisa ikut lagi UTBK SNBT maupun Seleksi Mandiri. Mereka akan diblokir selama tiga tahun dan hanya bisa mendaftar ke perguruan tinggi swasta,” ujar Prof. Rujito saat diwawancarai di Gedung KPA Unsri Bukit, Minggu (25/1/2026).
Ia menekankan bahwa kebijakan ini harus menjadi perhatian serius bagi calon mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh melalui seleksi nasional.
Evaluasi Sekolah Asal dan Penindakan Terhadap Kecurangan
Selain sanksi bagi peserta, Unsri juga akan melakukan evaluasi terhadap sekolah asal. Sekolah yang siswanya lulus tetapi tidak melakukan daftar ulang akan dipertimbangkan ulang dalam pemberian kuota pada tahun berikutnya.
“Kalau banyak siswa dari satu sekolah yang lulus tapi tidak daftar ulang, bisa saja kami beri pinalti. Sayang kursi sudah diberikan, tapi akhirnya tidak dimanfaatkan,” tegasnya.
Unsri juga menegaskan akan menindak tegas segala bentuk kecurangan dalam proses seleksi. Jika ditemukan manipulasi nilai atau pelanggaran lain, maka kelulusan peserta dapat dibatalkan.
“Pada 2025 di Unsri ada sekitar 4,7 persen peserta yang lulus namun tidak melakukan daftar ulang, sehingga banyak kursi mahasiswa terbuang percuma. Untuk itu kuota tersebut dimasukkan di tahun 2026 ini,” katanya.
Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026
Menurutnya, Unsri pada tahun akademik 2026 akan menerima sebanyak 9.585 mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) sebanyak 2.312 mahasiswa, Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 3.501 mahasiswa, dan Seleksi Mandiri 3.772 mahasiswa.
“Jumlah ini naik 4,7 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 9.154 mahasiswa. Penambahan kuota dilakukan seiring peningkatan fasilitas kampus dan jumlah dosen,” jelas Prof. Rujito.
Ia berharap seluruh calon mahasiswa yang dinyatakan lulus benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melakukan daftar ulang sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pesan kami kepada calon mahasiswa, perhatikan dengan baik jadwal pendaftaran. Jika sudah melewati batas waktu, kami tidak bisa membantu,” tegasnya.
Jadwal Seleksi Nasional Tahun 2026
Berikut adalah jadwal lengkap seleksi nasional tahun 2026:
Jadwal SNBP 2026
- Registrasi akun SNPMB sekolah : 5–26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh sekolah : 5 Januari–2 Februari 2026
- Registrasi akun SNPMB siswa : 12 Januari–18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP : 3–18 Februari 2026
- Pengumuman hasil SNBP : 31 Maret 2026
Jadwal UTBK–SNBT 2026
- Registrasi akun SNPMB siswa : 12 Januari–7 April 2026
- Pendaftaran UTBK–SNBT : 25 Maret–7 April 2026
- Pembayaran biaya UTBK : 25 Maret–8 April 2026
- Pelaksanaan UTBK : 21–30 April 2026
- Pengumuman hasil SNBT : 25 Mei 2026
- Unduh sertifikat UTBK : 2 Juni–31 Juli 2026
Seluruh tahapan seleksi dibuka dan ditutup setiap hari pada pukul 15.00 WIB. Calon peserta diimbau mencermati jadwal dan ketentuan agar tidak kehilangan kesempatan masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026.
“Sementara untuk seleksi mandiri biasanya dilaksanakan pada Juni atau Juli,” kata Rujito.












