Warga Surabaya Heboh dengan Hilangnya Lampu Lalu Lintas di Jalan Perak Timur
Beberapa waktu lalu, warga Surabaya dibuat heboh oleh hilangnya lampu lalu lintas di Traffic Light Jalan Perak Timur arah Demak. Kejadian ini viral di media sosial sejak Jumat (10/4/2026), dan menimbulkan kekhawatiran bagi para pengendara yang melintasi area tersebut.
Video berdurasi 17 detik yang menunjukkan situasi tersebut beredar cepat di media sosial. Dalam video tersebut, seorang netizen yang juga sebagai pengendara mengabadikan momen ketika ia melihat lampu merah di bawah tiang lalu lintas tidak terlihat. Ia kemudian bertanya, “Lampu Merah’e iki endi (Lampu Merah-nya ini di mana).”
Video tersebut diunggah pada 16 jam sebelumnya, tepatnya Jumat (10/4/2026), dan lokasi yang terekam adalah di Traffic Light Jalan Perak Timur. Netizen tersebut menambahkan keterangan bahwa Lampu Traffic Light di Jalan Tanjung Perak Terpantau Hilang. Hal ini membuat warga kaget dan khawatir karena lampu merah tersebut selama ini menjadi pengatur utama arus kendaraan di titik yang padat.
Penjelasan dari Dishub Kota Surabaya
Menanggapi kehebohan tersebut, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo memberikan penjelasan. Menurutnya, lampu lalu lintas tersebut tidak hilang, melainkan rusak akibat dahan pohon yang mengenai bagian dari lampu tersebut.
“Kena dahan terus rusak. Akhirnya diturunkan oleh Dishub sendiri, melalui Tim Satgas Traffic,” jelas Trio saat dihubungi via telepon, Sabtu (11/4/2026).
Ia juga membantah adanya tindakan pencurian yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab. “Bukan dicuri, yang jelas hari ini sudah terpasang lagi karena kemarin posisinya begitu gantung,” ujarnya.
Trio menjelaskan bahwa tempat memasang Traffic Light mengalami kerusakan akibat dahan pohon yang jatuh. Oleh karena itu, petugas melakukan penurunan sementara untuk mencegah bahaya terhadap pengguna jalan.
Lampu Lalu Lintas Kembali Dipasang
Menurut Trio, saat ini petugas telah kembali memasang lampu lalu lintas agar dapat berfungsi seperti biasanya. Ia menegaskan bahwa penurunan lampu tersebut dilakukan hanya sementara untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kemarin diturunkan, sekarang dipasangkan kembali, karena kondisinya gantung takut mengancam keselamatan pengguna jalan lain, makanya dilepas sementara. Bukan dicuri,” tambah Trio.
Dengan penyelesaian masalah ini, warga Surabaya kini kembali tenang dan percaya bahwa pihak Dishub Kota Surabaya telah menangani situasi dengan baik. Tidak ada tindakan ilegal yang terjadi, dan semua kerusakan telah diperbaiki.
Kesimpulan
Kejadian hilangnya lampu lalu lintas di Jalan Perak Timur sempat menimbulkan kekacauan di kalangan warga. Namun, dengan penjelasan dari pihak Dishub Kota Surabaya, situasi kini kembali stabil. Masyarakat kini bisa kembali menggunakan lampu lalu lintas tersebut tanpa perlu khawatir akan risiko kecelakaan.












