Hukum  

Setelah Analogi Pengacara Roy Suryo, Lucinta Luna Akui Status Gendernya

Lucinta Luna Merasa Dilecehkan dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Lucinta Luna, yang dikenal sebagai seorang selebritas transgender, merasa tidak nyaman setelah namanya disebut dalam kasus ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinuddin, mengungkapkan analogi yang menarik dalam persidangan, dan hal ini memicu reaksi keras dari Lucinta Luna.

Analogi yang Menyentuh Nama Lucinta Luna

Dalam sidang terkait kasus ijazah palsu Jokowi, pengacara Roy Suryo mencoba menjelaskan bahwa bukti-bukti yang diajukan penyidik tidak relevan dengan kasus yang sedang ditangani. Dalam pernyataannya, Ahmad Khozinuddin menggunakan analogi untuk menyampaikan argumen tersebut. Ia mengatakan bahwa jika seseorang ingin membuktikan bahwa seseorang adalah perempuan, maka harus ada bukti seperti haid. Dari analogi ini, ia menyatakan bahwa polisi seharusnya menghadirkan Luna Maya, bukan Lucinta Luna.

“Jika polisi menghadirkan 1.000 Luna Maya, itu tetap tidak akan bisa membuktikan bahwa Lucinta Luna adalah perempuan. Dia tetap laki-laki,” ujar Ahmad Khozinuddin.

Reaksi Lucinta Luna yang Tidak Mengenakkan

Lucinta Luna merasa dilecehkan oleh ucapan pengacara Roy Suryo. Ia merasa heran mengapa namanya disebut dalam kasus yang tidak memiliki hubungan langsung dengan dirinya. Ia menyampaikan kekesalannya melalui media sosial dan mengkritik tindakan pengacara tersebut.

“Masalah kamu kan sedang melindungi Roy Suryo yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kenapa kamu datang, banyak wartawan yang menyebut-nyebut Luna Maya, yang tidak ada sangkut pautnya?” kata Lucinta Luna.

Ia juga bertanya-tanya mengapa nama Lucinta Luna disebut dalam konteks yang tidak relevan.

“Nyebut nama gua Lucinta Luna, maksudnya apa? Buat pribahasa apa?” tambahnya.

Pengakuan tentang Status Gendernya

Lucinta Luna mengungkapkan bahwa ia telah mengakui status gendernya sebagai seorang transgender. Ia menegaskan bahwa tidak perlu lagi membuktikan apapun karena orang tua dan lingkungan sekitarnya sudah mengetahui fakta tersebut.

“Orang tua sudah tahu, kamu tidak perlu 700 atau 100 ribu bukti bahwa aku laki-laki atau perempuan. Aku sudah ngaku cuy,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa penampilannya kini berubah menjadi lebih feminin dan telah diakui secara negara. Meskipun begitu, ia merasa tidak nyaman karena nama dan penampilannya disebut dalam konteks yang tidak sesuai.

Ultimatum dan Tantangan pada Pengacara Roy Suryo

Lucinta Luna memberikan ultimatum kepada pengacara Roy Suryo, menegaskan bahwa masalah antara mereka tidak ada hubungannya. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah seorang anak STM (Sekolah Menengah Teknik) dan tidak perlu membuktikan siapa dirinya.

“Gua anak STM bro, camkan itu. Sedangkan lu apa? Lu sedang memperjuangkan Roy Suryo biar selamat. Perjuangkan dulu tompel lu,” kata Lucinta Luna.

Ia bahkan menantang Roy Suryo dan tim pengacaranya untuk bersaing secara langsung.

“Adu byon mendingan daripada lawak ya,” tulisnya dalam kolom komentar.

Gusun Fawaida

Gusun Fawaida merupakan seorang Penulis yang fokus pada isu lingkungan kerja, produktivitas, dan human interest. Ia senang mengamati perilaku manusia, membaca buku self-improvement, dan minum kopi sambil menulis ide. Motto: “Tulislah untuk memberi dampak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?