jakartatalks.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Djan Faridz, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Jokowi. Penggeledahan dilakukan di Jalan Borobudur Nomor 26, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/1/2025) malam.
Tim dari lembaga anti rasuah tersebut masih terus melakukan penggeledahan di lokasi. Gerbang rumah mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut masih tertutup rapat. Sejumlah awak media juga masih menunggu di depan kediaman.
Mobil yang digunakan penyidik KPK masih terparkir di depan rumah dan belum ada tanda-tanda bahwa penggeledahan akan segera selesai.
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Jalan Borobudur Nomor 26, Menteng, Jakarta Pusat pada malam hari Rabu (22/1/2025). Rumah tersebut diduga merupakan milik Djan Faridz, seorang politikus dari Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP).
“KPK melakukan penggeledahan di rumah Djan Faridz,” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto saat dikonfirmasi pada Rabu (22/1/2025).
Penggeledahan di kediaman Djan Faridz ini terkait dengan perkara dugaan suap pengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI yang menjerat Harun Masiku (HM). KPK mencari bukti tambahan dari rumah Djan Faridz terkait kasus tersebut.
Seperti yang diketahui, Harun Masiku merupakan mantan calon legislatif (caleg) dari PDI-Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia diduga terlibat dalam kasus suap terkait pemulusan proses PAW Anggota DPR.
Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yaitu mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta Saeful.
Meskipun Harun Masiku berhasil lolos dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, dia kemudian ditetapkan sebagai buronan pada Januari 2020 dan dicegah untuk bepergian ke luar negeri. KPK juga telah meminta Interpol untuk menerbitkan red notice atas nama Harun Masiku, namun hingga saat ini keberadaannya masih belum diketahui.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












