Kontroversi Menu Makanan Bergizi Gratis di Gunung Sindur
Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di Gunung Sindur, Pengasinan 1, Bogor menuai kontroversi setelah menyajikan buah kecapi. Video yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa buah kecapi dinilai tidak tepat sasaran jika diberikan kepada penerima MBG yang berusia balita, PAUD, TK hingga SD.
Menanggapi hal tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyampaikan permintaan maaf. “Untuk penerima manfaat kami, saya selaku kepala SPPG Bogor Gunung Sindur Pengasinan memohon maaf atas ketidaksesuaian,” ujar Kepala SPPG melalui Instagram @sppgdesapengasinan, Selasa (20/1). Ia juga menjelaskan alasan SPPG Pengasinan memasukkan kecapi sebagai menu MBG, yaitu untuk mengedukasi penerima manfaat mengenai buah lokal.
Namun, setelah mendapat respons negatif dari masyarakat, SPPG Pengasinan mengaku akan melakukan evaluasi dalam memilih buah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Nutrisi Buah Kecapi untuk Anak-Anak
Dokter dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen menyatakan bahwa buah kecapi memiliki nilai gizi yang cukup untuk anak-anak. Ini artinya, tidak ada salahnya memasukkan jenis buah tersebut ke dalam menu MBG. “Bisa (untuk anak-anak), sebagai kebutuhan antioksidan dan meningkatkan imunitas seperti buah lain pada umumnya,” kata dia saat dikonfirmasi.
Menurut dr Tan, buah kecapi sama seperti buah pada umumnya yang mengandung nutrisi seperti antioksidan, vitamin C, dan sebagainya. Namun, tampaknya buah tersebut tidak familiar di kalangan masyarakat, sehingga ketika dimasukkan ke dalam menu MBG mendapat penolakan. “Masyarakat mungkin tidak terbiasa mengonsumsi buah kecapi, terutama anak-anak,” ucap Tan.
Ia menilai, ahli gizi perlu melakukan edukasi untuk memperkenalkan makanan, terutama yang berasal dari kearifan lokal. Sebab, Indonesia memiliki banyak buah lokal tetapi tidak seluruhnya sering dikonsumsi oleh masyarakat. “Kearifan lokal banyak yang tertolak dengan gastro kolonialisme. Menyedihkan. Mengagungkan pangan ras bangsa lain sementara kekayaan kita dikeruk orang lain,” tutur dr Tan.
Kandungan Gizi Buah Kecapi
Buah kecapi yang memiliki nama latin Sandoricum Koetjape adalah buah dari pohon kecapi yang banyak tumbuh secara liar di Toraja Utara. Tanaman ini tumbuh subur di wilayah yang beriklim kering dan panas, seperti Sulawesi Selatan. Pohonnya tinggi besar tetapi dapat berbuah sejak pohon masih kecil. Satu pohon kecapi bisa menghasilkan buah yang banyak.
Buah ini memiliki rasa yang asam sehingga oleh masyarakat biasanya digunakan sebagai bumbu ikan. Meski demikian, buah kecapi sebenarnya bisa dikonsumsi secara langsung setelah dicuci bersih.
Berdasarkan kandungan gizi dalam 100 gram buah kecapi:
– 83,9 gram air
– 0,7 gram protein
– 1 gram lemak
– 13,7 gram karbohidrat
– 1,1 gram serat
– 0,7 gram abu
– 20 mg fosfor
– 11 mg kalium
– 328 mg kalsium
– 1,2 mg zat besi
– 14 mg vitamin C
Manfaat Buah Kecapi untuk Kesehatan
Berikut ini 8 manfaat buah kecapi untuk kesehatan tubuh:
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Kandungan vitamin C dalam buah kecapi bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C membantu meningkatkan produksi sel darah putih dan antibodi sehingga tubuh melawan infeksi dan penyakit.
-
Menjaga kesehatan jantung
Manfaat berikutnya dari buah kecapi adalah menurunkan kolesterol sehingga membantu menyehatkan jantung. Kandungan serat dan antioksidan pada buah kecapi membantu melawan peradangan dan kerusakan pada pembuluh darah. -
Menurunkan risiko diabetes
Buah kecapi mengandung senyawa yang bisa membantu mengatur kadar gula darah, bermanfaat bagi mereka yang berisiko tinggi mengembangkan diabetes. -
Menjaga Kesehatan mata
Buah kecapi mengandung vitamin A yang penting untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah masalah pengelihatan, seperti rabun malam. -
Mengurangi sembelit
Kandungan serat di dalam buah kecapi membantu mengurangi risiko sembelit dan meningkatkan gerakan usus serta pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan. -
Menurunkan berat badan
Buah kecapi bisa menjadi pilihan menu diet karena rendah kalori dan tinggi serat. Kandungan serat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol nafsu makan dan menurunkan berat badan. -
Menurunkan risiko kanker
Konsumsi buah kecapi mampu membantu tubuh melawan penyakit kanker. Buah satu ini juga bisa membunuh perkembangan sel abnormal, misalnya leukemia. -
Mengobati alergi
Buah kecapi mengandung senyawa yang mampu menyembuhkan alergi pada kulit. Alergi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dipicu oleh berbagai faktor seperti makanan, kosmetik, debu, sinar matahari dan sebagainya.
Itulah kandungan nutrisi dan segudang manfaat buah kecapi untuk kesehatan yang jarang diketahui.












