Penjaringan Calon Ketua DPC PKB Sulsel Diakselerasi Jelang Muscab Serentak
Penjaringan calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sedang berlangsung secara serentak. Proses ini dilakukan dalam rangka menyongsong Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar pada 28 Maret hingga 20 April 2026. Tim 5 PKB Sulsel, yang bertugas memastikan proses penjaringan berjalan transparan dan adil, telah mempercepat langkahnya untuk menyelesaikan seluruh tahapan sebelum tanggal 8 Maret 2026.
Peluang Setara untuk Semua Kandidat
Tim 5 PKB Sulsel menegaskan bahwa semua kandidat, baik petahana, kader internal maupun figur eksternal, memiliki peluang yang setara. Hal ini dilakukan melalui uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilakukan oleh lembaga profesional dan independen. Hasil UKK menjadi dasar utama dalam menentukan kelayakan seseorang sebagai calon Ketua DPC.
Juru Bicara Tim 5 PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, menjelaskan bahwa status jabatan sebelumnya tidak menjadi faktor penentu. “Peluang petahana saat ini sama dengan kandidat lainnya. Incumbent, kader, maupun figur eksternal berada pada posisi yang setara,” ujar Wawan.
Mekanisme Pendaftaran Fleksibel
Untuk memudahkan partisipasi, mekanisme pendaftaran dibuat fleksibel. Kandidat dapat mendaftar langsung ke Tim 5, melalui tim zonasi, rekomendasi DPC, maupun hasil penjaringan aktif di lapangan. Namun, Tim 5 tetap memiliki kewenangan melakukan verifikasi terhadap seluruh nama yang masuk.
“Sebelum dikirim ke DPP, kami lakukan verifikasi. Nama-nama yang masuk bisa tetap, bisa juga gugur, tergantung hasil verifikasi dan catatan tim zonasi,” tegasnya.
Peran Tim 5 dalam Identifikasi Kandidat
Tim 5 PKB Sulsel terdiri dari lima anggota yang masing-masing memiliki peran spesifik. Tim ini dibagi dalam sejumlah zona kerja untuk memastikan koordinasi yang baik antara pengurus DPC, PAC, hingga struktur ranting. Mereka tidak hanya mengidentifikasi kondisi existing DPC, tetapi juga mencari kandidat yang memiliki kapasitas personal, elektabilitas, serta kemampuan menggerakkan dan mengonsolidasikan partai.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad menegaskan bahwa Tim 5 diberi mandat untuk memetakan kandidat Ketua DPC sesuai dengan kemampuan mereka. “Kita ingin memastikan PKB dipimpin orang-orang yang betul-betul bekerja dan mampu membesarkan partai,” jelasnya.
Target Politik PKB Sulsel
Hasil Muscab PKB di 24 kabupaten/kota Sulawesi Selatan menjadi fondasi konsolidasi PKB Sulsel menghadapi target politik Pemilu 2029. Pada Pemilu 2024, PKB meningkatkan perolehan kursi DPRD kabupaten/kota se-Sulsel dari 51 menjadi 69 kursi. Di tingkat DPR RI, PKB mempertahankan dua kursi selama dua periode pemilu berturut-turut. Di DPRD Sulsel, PKB meraih delapan kursi dan untuk pertama kalinya mendudukkan kader sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel.
Keberlanjutan Partai dari Bawah
Azhar menekankan pentingnya struktur partai yang kuat dari bawah. “Kita ingin PKB semakin solid dari bawah. Struktur kuat, kader bergerak, dan partai hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.












