Buah-Buahan, Pilihan Tepat untuk Berbuka Puasa
Buah-buahan sering kali menjadi pilihan utama dalam menu berbuka puasa. Sebelum menyantap makanan berat, buah segar dan manis bisa memberikan energi yang dibutuhkan setelah seharian berpuasa. Salah satu buah yang sangat diminati adalah melon, yang memiliki rasa manis dan segar serta kaya akan nutrisi.
Bagi warga Trenggalek, salah satu tempat yang menarik untuk membeli atau memetik melon sendiri adalah Sorsow Garden di Desa Parakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Di kebun ini, pelanggan dapat memilih dan memetik melon sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Di Sorsow Garden, terdapat tiga jenis melon yang tersedia, yaitu Petravany, The Blues, dan Sunny. Ketiganya memiliki karakteristik yang berbeda:
- Petravany: Melon ini memiliki kulit berwarna kuning dengan daging buah berwarna jingga.
- The Blues: Memiliki kulit hijau dengan daging buah berwarna jingga.
- Sunny (atau Sunnydew): Kulitnya berwarna putih tulang dengan daging buah juga berwarna jingga.
Menurut pemilik Sorsow Garden, Ubay Mustaqim (38), setiap orang memiliki preferensi masing-masing. “Tidak ada yang paling favorit. Hampir semuanya punya ciri khas sendiri-sendiri,” ujarnya.
Namun, bagi pelanggan baru, biasanya lebih tertarik pada Petravany karena warna kulitnya yang mencolok. Meskipun rasanya hampir sama, tekstur melon bisa sedikit berbeda, ada yang lebih renyah atau lebih kering.
Ubay juga menjamin bahwa melon yang ia jual lebih manis dibandingkan melon di pasar. Ia menjelaskan bahwa tingkat kemanisan melon di kebunnya mencapai minimal 14 derajat brix. Jika belum mencapai angka tersebut, panen akan ditunda selama sekitar satu minggu.
“Melon di pasaran biasanya dipanen lebih awal karena mengejar waktu produksi, sehingga tingkat kemanisannya masih rendah, sekitar 9-10 derajat brix,” tambahnya.
Ubay menegaskan bahwa melon yang dijual di Sorsow Garden adalah melon premium yang biasanya dipasok ke supermarket. Harga di sini lebih murah, hanya Rp 25 ribu per kilogram, dibandingkan harga di supermarket yang mencapai Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.
Proses panen dilakukan tiga bulan sekali. Sebelum panen, Ubay akan memberi tahu pelanggan atau teman-temannya melalui media sosial. Untuk keamanan, pelanggan bisa memesan lebih dahulu dan menandai melon yang ingin mereka petik.
“Melon ini bisa bertahan hingga 30 hari di suhu ruangan jika dipetik bersama tangkainya. Jika dimasukkan ke kulkas, daya tahan melon akan lebih lama lagi,” jelasnya.
Seorang pelanggan, Tamara Anisah Zain, sudah tiga kali ikut memetik melon saat musim panen di Sorsow Garden. Ia memilih tempat ini karena bisa langsung melihat kualitas melon dari pohonnya. Selain itu, ada sensasi unik saat memetik melon sendiri.
“Di pasar, saya takut ada pemanis buatan. Di sini, saya bisa langsung berbicara dengan petani, jadi tidak ragu,” ujarnya.
Tamara sering datang ke Sorsow Garden bersama rekan kerjanya di UPT Terminal Tipe A Surodakan, Trenggalek. Menurutnya, harga melon di sini terjangkau dan kualitasnya baik.
“Rasanya tergantung jenisnya. Misalnya, The Blues ini crunchy dan manis. Sedangkan Sunny lebih lembut dan manis,” jelasnya.
Tamara membeli melon untuk takjil saat berbuka puasa. Menurutnya, buah ini bisa menghilangkan rasa haus tanpa menimbulkan rasa eneg atau mual. Selain itu, melon juga cocok digunakan sebagai suguhan saat lebaran.












