jakartatalks.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menepis anggapan yang menyebutkan bahwa ekonomi negaranya sedang mengalami resesi. Hal ini terjadi setelah Trump melakukan kenaikan tarif impor terhadap beberapa mitra dagangnya yang terdekat. Meskipun demikian, Trump dan Menteri Perdagangan, Howard Lutnick tetap yakin bahwa ekonomi AS tidak akan mengalami kontraksi. Namun, Lutnick mengakui bahwa ada kemungkinan harga barang akan naik akibat kebijakan perdagangan yang agresif. Hal ini terjadi setelah pasar keuangan AS mengalami ketidakpastian akibat tarif impor yang diberlakukan oleh AS. Tarif balasan dari China juga sudah mulai berlaku, namun Trump yakin bahwa dampak dari kebijakan tarif terbaru ini masih membutuhkan waktu untuk dirasakan. Saat ditanya mengenai kemungkinan terjadinya resesi, Trump mengatakan bahwa dirinya tidak ingin memprediksi hal tersebut. Ia juga menambahkan bahwa periode transisi sedang terjadi karena kebijakan yang dilakukan sangat besar. Trump juga memberikan pengecualian untuk beberapa barang dari tarif impor yang baru diberlakukan. Namun, China langsung memberikan respons dengan mengumumkan pajak pembalasan atas beberapa impor produk pertanian dari AS. Direktur asal China di perusahaan konsultan The Asia Group, Han Shen Lin mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang akan mundur dengan mudah. Trump juga telah membatalkan ancaman untuk memberlakukan tarif sebesar 50% untuk Kanada. Kurs rupiah juga mengalami penurunan akibat ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan proteksionis Trump.
Home
Bisnis
Trump Tak Gentar Hadapi Ancaman Resesi: AS Siap Menjalani Masa Transisi di Tengah Perang Dagang
Trump Tak Gentar Hadapi Ancaman Resesi: AS Siap Menjalani Masa Transisi di Tengah Perang Dagang
Recommendation for You

Kenaikan Harga BBM dan Bahan Baku Konstruksi Picu Kekhawatiran di Kalangan Pengusaha Kenaikan harga bahan…

Klarifikasi BNI Terkait Dugaan Penggelapan Dana Nasabah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI…

Proses Hukum Terkait Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Perkara penyiraman air keras terhadap Wakil…

Risiko KPR Non-Subsidi Naik, BTN dan Ekonom Peringatkan Tantangan di Tengah Dinamika Ekonomi Peningkatan rasio…








