PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengalami penurunan kinerja keuangan pada akhir kuartal III-2025. Perusahaan ini mencatatkan penurunan baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih, yang terjadi di tengah tren pelemahan harga batubara di pasar global.
Pada kuartal III-2025, ITMG membukukan pendapatan sebesar US$ 1,37 miliar, turun 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu US$ 1,66 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) sebesar 21% yoy dari US$ 97 per ton menjadi US$ 77 per ton. Hal ini sejalan dengan pelemahan harga acuan batubara di pasar internasional.
Meski demikian, volume penjualan batubara ITMG meningkat 4% secara tahunan menjadi 17,9 juta ton. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil menjaga volume penjualan meskipun menghadapi tekanan harga.
Beberapa negara menjadi fokus penurunan pendapatan ekspor batubara ITMG. Contohnya, pendapatan ekspor ke China turun 24% yoy menjadi US$ 423 juta per kuartal III-2025. Sementara itu, ekspor ke Jepang juga terkoreksi 17% yoy menjadi US$ 323 juta. Namun, ekspor ke India justru melesat 101% yoy menjadi US$ 149 juta, menunjukkan potensi pasar baru yang mulai berkembang.
Selain itu, penjualan batubara domestik ITMG juga mengalami penurunan sebesar 19% yoy menjadi US$ 251 juta hingga kuartal III-2025.
Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan ITMG menurun sebesar 12% yoy menjadi US$ 1,04 miliar. Ini mencerminkan efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang lebih baik. Beban penjualan juga turun 8% yoy menjadi US$ 120 juta, sedangkan beban umum dan administrasi meningkat 21% yoy menjadi US$ 27 juta. Total beban operasional tercatat sebesar US$ 147 juta, turun 4% yoy dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, pendapatan keuangan ITMG mencapai US$ 31 juta per kuartal III-2025, sedikit meningkat dari US$ 30 juta pada periode sebelumnya. Namun, beban keuangan meningkat menjadi US$ 7 juta per kuartal III-2025, dari sebelumnya US$ 3 juta. Hal ini menyebabkan pendapatan lain-lain (bersih) menurun menjadi US$ 21 juta per kuartal III-2025, dari sebelumnya US$ 33 juta.
Beban pajak penghasilan ITMG tercatat sebesar US$ 67 juta per kuartal III-2025, turun 22% yoy dari US$ 87 juta yang diraih pada periode sebelumnya. Royalti yang diserahkan ITMG ke pemerintah juga berkurang 17% yoy menjadi US$ 155 juta, sejalan dengan penurunan ASP.
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ITMG tercatat sebesar US$ 131 juta per kuartal III-2025, terkoreksi 52% yoy dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 273 juta.
Per 30 September 2025, total aset ITMG tercatat sebesar US$ 2,38 miliar, sedikit menurun dari US$ 2,41 miliar yang dicapai pada akhir tahun 2024. Kas dan setara kas ITMG tercatat sebesar US$ 972 juta per akhir kuartal III-2025, yang mewakili 41% dari total aset.












