Informasi Terkini Gempa Bumi di Wilayah Sulawesi Tengah
Pada hari Selasa, 11 November 2025, terjadi gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 3,1 dan terjadi pada pukul 11.07 Wita. Pusat gempa berada di darat, tepatnya di wilayah Morowali.
Gempa bumi tersebut tercatat dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Koordinat pusat gempa adalah 1.72 lintang selatan dan 121.09 bujur timur. Lokasi pusat gempa berada sejauh 30 kilometer barat daya dari Morowali, Sulawesi Tengah.
BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Lembaga ini memberikan informasi mengenai gempa bumi secara berkala dan terus memantau pergerakan tektonik di wilayah Indonesia.
Berikut informasi lengkap yang diberikan oleh BMKG:
”
Gempa Mag:3.1, 11-Nov-2025 10:07:17WIB, Lok:1.72LS, 121.09BT (30 km BaratDaya MOROWALIUTR-SULTENG), Kedlmn:10 Km.
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
“
Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
Dalam situasi gempa bumi, penting untuk mengetahui tindakan yang tepat agar dapat melindungi diri sendiri dan orang lain. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
-
Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
Lindungi kepala dan tubuh dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat aman lainnya. Cari lokasi yang paling aman dan jika memungkinkan, segera keluar dari bangunan. -
Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka
Hindari bangunan atau struktur yang ada di sekitar, seperti gedung, tiang listrik, atau pohon. Perhatikan permukaan tanah untuk mencegah tergelincir akibat rekahan tanah. -
Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil
Keluar dari mobil dan menjauh dari kendaraan jika terjadi pergeseran atau kebakaran. Pastikan posisi kaki Anda aman dan hindari daerah yang rawan retak. -
Jika Anda Tinggal atau Berada di Pantai
Segera jauhi pantai untuk menghindari risiko tsunami. Perhatikan sinyal peringatan dari pihak berwenang. -
Jika Anda Tinggal di Daerah Pegunungan
Jauhi area yang rentan longsoran batu atau tanah. Pastikan tidak ada benda berat yang terguling di sekitar Anda.
Penjelasan Skala MMI
Skala Mercalli Intensity (MMI) digunakan untuk mengukur intensitas gempa bumi berdasarkan dampak yang dirasakan. Berikut penjelasan mengenai skala MMI:
-
Skala MMI I-II
Tidak dirasakan (Not Felt). Hanya terdeteksi oleh alat ukur dan tidak dirasakan oleh manusia. -
Skala MMI III-V
Dirasakan oleh banyak orang, tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar. -
Skala MMI VI
Kerusakan ringan (Slight Damage). Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan, seperti retak rambut pada dinding atau genteng bergeser. -
Skala MMI VII-VIII
Kerusakan sedang (Moderate Damage). Banyak retakan pada dinding, kaca pecah, dan sebagian plester dinding lepas. Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang. -
Skala MMI IX-XII
Kerusakan berat (Heavy Damage). Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh, rel kereta api melengkung, dan struktur bangunan mengalami kerusakan parah.












