Bisnis  

Rekomendasi saham untung dari perang AS vs Iran

Perang AS-Israel dan Iran: Dampak pada Pasaran Saham dan Rekomendasi Investasi

Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran telah menambah tingkat ketidakpastian ekonomi, yang berpotensi melemahkan pasar saham. Namun, tidak semua saham akan terkena dampak negatif dari situasi ini. Beberapa sektor justru bisa meraih keuntungan dari perang tersebut.

Sentimen Negatif Jangka Pendek

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa pecahnya konflik AS-Israel dan Iran menjadi sentimen negatif jangka pendek bagi pasar, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Setiap eskalasi geopolitik besar biasanya memicu aksi risk-off di pasar global, terutama pada awal perdagangan setelah akhir pekan.

Risiko tekanan pada awal sesi perdagangan Senin (2/3/2026) sangat terbuka. Pasar akan merespons lonjakan harga minyak dunia dan penguatan aset safe haven seperti emas dan dolar AS. Namun, Reza mengatakan bahwa kemungkinan panic selling besar-besaran relatif terbatas kecuali terjadi eskalasi lanjutan yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi global, seperti gangguan serius pasokan energi.

Sektor Komoditas sebagai Penahan IHSG

Dalam kondisi geopolitik memanas, kenaikan harga minyak dan emas justru berpotensi menjadi penahan pelemahan indeks. Saham energi dan emas biasanya mendapat sentimen positif ketika harga komoditas global naik. Hal ini dapat mengimbangi tekanan pada sektor lain seperti perbankan dan konsumer.

Struktur IHSG cukup banyak ditopang oleh saham berbasis komoditas. Artinya, meskipun tekanan global meningkat, komposisi sektor komoditas membuat IHSG relatif lebih tahan dibanding indeks yang bertumpu pada sektor teknologi atau manufaktur.

Analisis Teknikal: Uji Support 8.214

Senior Technical Analyst Panin Sekuritas, Mayang Anggita, menjelaskan secara teknikal IHSG tengah menguji support neckline pola Double Bottom di level 8.214 dan ditutup dengan pola Hammer. Indikator Stochastic menunjukkan Golden Cross di area oversold. Ini membuka peluang rebound menuju MA50 di level 8.433 hingga resistance 8.437.

Support terdekat berada di 8.094 hingga level psikologis 8.000. Menurut Mayang, meningkatnya ketidakpastian global membuat investor cenderung risk-off sehingga IHSG berpotensi bergerak lebih volatil. “Kami menyarankan short term trading agar dapat memanfaatkan momentum dengan risiko yang lebih terukur,” ujarnya.

Proyeksi Pergerakan IHSG 2 Maret 2026

Reza memprediksi IHSG akan bergerak dengan support di area 8.100–8.150 pada awal pekan. Jika tekanan global cukup besar, bukan tidak mungkin IHSG menguji area tersebut pada awal sesi. Namun selama level ini bertahan, peluang technical rebound tetap terbuka. Resistance terdekat berada di kisaran 8.350–8.400.

Secara umum, IHSG berpotensi volatil dan menguji support pada awal perdagangan. Jika sentimen memburuk, indeks bisa turun di bawah 8.100. Namun tanpa eskalasi lanjutan, peluang rebound tetap ada. “Risikonya ada, tetapi belum mengubah tren secara signifikan,” tandas Reza.

Rekomendasi Saham di Tengah Perang Timur Tengah

Di tengah konflik geopolitik yang memicu lonjakan harga komoditas, investor dapat mencermati:

Saham Migas
– MEDC
– ELSA
– AKRA
– PGAS
– RAJA

Harga minyak yang berpotensi menguat bisa menjadi katalis positif bagi saham sektor energi.

Saham Emas
– MDKA
– ANTM
– PSAB
– ARCI

Kenaikan harga emas global dan sinyal teknikal Golden Cross membuka peluang penguatan lanjutan menuju resistance US$ 5.400 per ons troi dalam jangka pendek.

Kesimpulan

IHSG diperkirakan bergerak volatil pada Senin 2 Maret 2026 dengan potensi uji support 8.100. Strategi selektif pada saham energi dan emas dapat menjadi pilihan di tengah sentimen perang AS-Israel vs Iran. Semoga informasi ini bermanfaat.


Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?