Bisnis  

Tiga Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia, BMKG: NTT Siaga Cuaca Ekstrem 6-12 Maret 2026

Prediksi Cuaca Ekstrem di Selatan Indonesia pada 6-12 Maret 2026

BMKG mendeteksi adanya tiga bibit siklon tropis aktif di selatan Indonesia, yang memicu terjadinya potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut pada periode 6 hingga 12 Maret 2026. Sebelumnya, BMKG mencatat kejadian hujan dengan intensitas lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 2 hingga 4 Maret 2026. Selama periode ini, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga tercatat terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia dengan curah hujan yang beragam.

Aktifnya pembentukan awan hujan yang menyebabkan tingginya intensitas hujan di Indonesia merupakan hasil dari interaksi kompleks berbagai dinamika atmosfer. Kombinasi kondisi ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia khususnya bagian selatan.

Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan

BMKG memprediksi dalam sepekan mendatang, dinamika atmosfer dari skala global hingga lokal akan mempengaruhi cuaca di Indonesia. Monsun Asia diprediksi menguat, dan fenomena seruakan dingin (cold surge) juga diprediksi signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Bibit Siklon Tropis 90S diprediksi berada di Samudra Hindia barat daya Selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 35 kt, tekanan udara minimum 998 hPa, bergerak ke arah timur. Dalam 48-72 jam ke depan, 90S diprakirakan akan melemah. Bibit siklon tersebut menginduksi terbentuknya low level jet di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga selatan NTB, serta membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Perairan selatan Banten hingga selatan NTB dan dari Pulau Jawa hingga NTB.

Bibit Siklon Tropis 93S diprediksi berada di perairan barat Australia Barat, dengan kecepatan angin maksimum 25 kt, tekanan udara minimum 995 hPa, bergerak ke arah barat-barat daya. Dalam 48-72 jam ke depan, intensitas 93S diprakirakan dalam kategori sedang. Bibit siklon tersebut mengakibatkan pembentukan low level jet, daerah konvergensi, dan konfluensi di Samudra Hindia Barat Australia bagian utara.

Bibit Siklon Tropis 92P diprediksi berada di Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 15 kt, tekanan udara minimum 1004 hPa, bergerak ke arah barat-barat daya. Dalam 48 – 72 jam ke depan, 92P diprakirakan akan melemah. Bibit siklon tersebut menyebabkan terbentuknya low level jet di Teluk Carpentaria, serta membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari Laut Timor hingga Laut Arafuru bagian selatan dan pesisir utara Australia bagian utara.

Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih berada pada fase 5 (Maritime Continent) dalam sepekan kedepan, sehingga berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia Timur. Potensi hujan ini diperkuat oleh prediksi aktifnya Gelombang Kelvin di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi Barat bagian selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua bagian utara.

Selain itu, Gelombang Equatorial Rossby juga diprediksi aktif di NTB bagian selatan, NTT bagian selatan, Maluku, dan hampir seluruh wilayah Pulau Papua. Adanya kombinasi fenomena ini berpotensi memicu peningkatan curah hujan di daerah-daerah tersebut.

Prospek Cuaca Sepekan ke Depan

Periode 06 – 08 Maret 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

  • Siaga (Hujan lebat – sangat lebat): Kep. Bangka Belitung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
  • Angin Kencang: Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Selatan.

Periode 09 – 12 Maret 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

  • Siaga (Hujan lebat – sangat lebat): Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.
  • Angin Kencang: Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?