Penindasan terhadap Wartawan dalam Pertandingan BRI Super League
Serikat Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat menyatakan keprihatinan yang mendalam sekaligus mengecam keras tindakan intimidasi yang dialami sejumlah wartawan peliput laga BRI Super League antara Malut United vs PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara. Insiden ini terjadi pada Sabtu (7/3/2026) malam, sekitar pukul 23.05 WIT, pasca-pertandingan tersebut.
Tindakan intimidasi yang dilakukan oleh official Malut United terhadap wartawan merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak-hak jurnalistik yang dijamin oleh undang-undang. Salah satu wartawan yang menjadi korban adalah Irwan Djailani, wartawan RRI Ternate, yang didatangi, diintimidasi, dan dipaksa menghapus rekaman video yang merupakan bagian sah dari kerja jurnalistiknya. Tindakan tersebut dilakukan oleh seorang pria yang diduga sebagai official Malut United.
Selain itu, offisial yang sama juga meminta steward untuk mengusir sejumlah jurnalis dari area tribun, meski para wartawan tersebut telah dilengkapi dengan ID Card resmi yang dikeluarkan oleh penyelenggara kompetisi BRI Super League. Tindakan ini merupakan bentuk nyata dari penghalangan kerja jurnalistik yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi dan alasan apapun.
Situasi di dalam stadion semakin memanas ketika offisial tersebut membuntuti tim wasit hingga ke area ruang ganti, menggedor pintu dengan keras, serta melontarkan umpatan dan ancaman kepada para perangkat pertandingan. Akibatnya, tim wasit terpaksa bertahan di dalam ruang ganti selama kurang lebih satu setengah jam dan baru dapat meninggalkan stadion sekitar pukul 00.20 WIT setelah pihak kepolisian dan steward memastikan kondisi stadion telah kondusif.
Pernyataan Ketua Umum SIWO PWI Pusat
Suryansyah selaku Ketua Umum SIWO PWI Pusat menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oleh official Malut United tidak dapat dibenarkan. Ia menegaskan bahwa wartawan yang hadir di lapangan telah mengantongi kredensial resmi dan menjalankan tugas jurnalistik yang sah.
“Kami mengecam keras tindakan intimidasi yang dilakukan oleh official Malut United terhadap wartawan peliput.”
“Ini bukan sekadar tindakan tidak terpuji ini adalah pelanggaran nyata terhadap kebebasan pers yang dilindungi undang-undang.”
“Tidak ada satu pun pihak yang berhak menghalangi, mengancam, apalagi memaksa mereka menghapus hasil kerja jurnalistiknya,” ujarnya.
Sikap dan Tuntutan Siwo PWI Pusat
Berdasarkan fakta-fakta yang terjadi, SIWO PWI Pusat menyatakan hal-hal sebagai berikut:
-
Penyesalan dan Pengecaman
SIWO PWI Pusat menyesali dan mengecam keras segala bentuk intimidasi, ancaman, dan penghalangan kerja jurnalistik yang dialami oleh wartawan peliput pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang secara tegas menjamin kemerdekaan pers dan melindungi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. -
Desakan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB)
SIWO PWI Pusat mendesak PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara kompetisi BRI Super League untuk segera mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi yang setimpal kepada oknum official tim Malut United yang terbukti melakukan intimidasi terhadap wartawan dan perangkat pertandingan. Kejadian ini mencoreng citra kompetisi sepak bola profesional Indonesia. -
Dorongan kepada Kapolri
SIWO PWI Pusat mendorong Kapolri untuk menindaklanjuti laporan ini secara serius, mengingat tindakan intimidasi dan ancaman yang dilakukan oleh oknum tersebut berpotensi memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun Undang-Undang Pers. -
Pengingatan kepada Seluruh Pihak
SIWO PWI Pusat mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem sepak bola Indonesia termasuk manajemen klub, official tim, suporter, dan penyelenggara kompetisi bahwa kehadiran wartawan di lapangan adalah bagian tak terpisahkan dari upaya membangun transparansi dan akuntabilitas dalam dunia olahraga. Wartawan bukan musuh, melainkan mitra dalam memajukan olahraga Indonesia. -
Seruan kepada Wartawan Olahraga
SIWO PWI Pusat menyerukan kepada seluruh wartawan olahraga Indonesia untuk tidak gentar dalam menjalankan tugas jurnalistik yang mulia.
Komitmen SIWO PWI Pusat
SIWO PWI Pusat akan senantiasa hadir sebagai pelindung dan pembela hak-hak wartawan olahraga di seluruh pelosok Indonesia. Ia berkomitmen penuh untuk terus memperjuangkan keselamatan dan kebebasan wartawan olahraga Indonesia dalam menjalankan tugasnya. SIWO PWI Pusat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan ekosistem olahraga Indonesia yang sehat, profesional, dan menghormati kebebasan pers.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












