Kematian Lula Lahfah: Duka yang Menyebar di Kalangan Selebritas
Lula Lahfah, seorang selebgram sekaligus kekasih musisi Reza Arap, ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Kepergian Lula meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan kerabatnya. Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Proses pemulasaraan jenazah Lula Lahfah berlangsung dari Jumat (24/1/2026) malam hingga Sabtu (25/1/2026) pagi. Saat jenazah sedang divisum di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2026) dini hari, tampak sejumlah kerabat dan teman-teman sudah menunggu di luar ruang jenazah. Beberapa nama seperti Erika Carlina, Sarah Gibson, Fuji, Fadly Faisal, dan Wendy Walters terlihat hadir.
Reza Arap, yang memiliki hubungan spesial dengan Lula, tampak terlihat keluar masuk ruang jenazah menggunakan sweater hoodie abu-abu. Dari pantauan video yang beredar di media sosial, selebgram Keanu Angelo terlihat begitu terpukul atas kepergian sahabatnya itu. Ia terisak ketika hendak menyalatkan Lula Lahfah.
Permintaan untuk Menghormati Privasi
Di tengah kepedihan, para sahabat meminta warganet menghapus foto-foto yang memperlihatkan ketika kali pertama jasad Lula ditemukan di apartemen. Dara Arafah, Keanu Angelo, Karin Novilda, dan Sarah Gibson kompak mengunggah pesan yang sama melalui Instagram Story. Mereka menulis, “Someone passed away. A life was lost. Death is not content. Let’s be mindful and respect the privacy of those who canno longer speak.” Unggahan tersebut menjadi bentuk sikap kolektif untuk mengingatkan publik agar tidak menjadikan tragedi kematian sebagai konten di media sosial.
Ungkapan duka juga datang dari Reza Arap, yang memiliki hubungan spesial dengan Lula. Melalui akun X miliknya, Reza mengunggah pesan singkat. “Take me instead,” tulis Reza.
Pertemanan yang Luas
Di sisi lain, kabar meninggalnya Lula Lahfah membuka fakta bahwa dirinya memiliki sirkel pertemanan yang cukup luas. Teman-temannya tak hanya dari kalangan konten kreator saja, melainkan juga artis. Pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mengaku mengenal sosok wanita kelahiran 17 Juli 1999 itu. Melalui unggahan Instagram, @raffinagita1717, pasangan yang mendapat julukan Sultan Andara ini menuliskan belasungkawa atas meninggalnya Lula. Ia juga menulis kesan-kesan selama mengenal sosok Lula.
“Turut berduka cita atas kepergian @lulalahfah. Lula orang baik, baik sekali.” “Kepergiannya meninggalkan banyak rasa kehilangan. Saya mengenal Lula sebagai pribadi yang tulus dan hangat,” tulis Raffi. Raffi juga mengungkapkan suasana duka saat dirinya melayat langsung. “Semalam, saat saya melayat langsung, suasana duka itu begitu terasa. Ada kesedihan yang hening, doa-doa yang mengalir pelan, dan rasa kehilangan yang nyata di hati,” lanjutnya.
Selain Raffi dan Nagita, Lula juga diketahui memiliki hubungan pertemanan dengan Ernest Prakasa, Shandy Purnamasari, Marshel Widianto, dan masih banyak lagi.
Kronologi Kematian
Influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di lantai 25 apartemen wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). Lula ditemukan oleh asisten rumah tangga (ART), Asiah, setelah tidak mendapat respons dari korban saat ingin membuka pintu kamarnya. Berdasarkan informasi kepolisian, Asiah curiga karena pintu kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam dan Lula tidak juga keluar kamar.
Asiah kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu kamar. “Minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena udah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Setelah pintu berhasil dibuka sekitar pukul 18.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kasur, berselimut, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. “Ternyata almarhum sudah kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwana kebiruan, dan cek denyut nadi, detak jantung udah tidak berjalan,” kata dia.
Asiah kemudian menghubungi asisten pribadi Lula, Cindy Azzahra Putri, yang saat itu berada di luar apartemen. Sekitar 15 menit kemudian, asisten pribadi korban tiba di lokasi. Sementara itu, kepada polisi, Cindy mengaku terakhir berkomunikasi dengan Asiah pada sore hari. Ia langsung menuju apartemen setelah mendapat kabar bahwa Lula tidak bernapas. “Dia di telpon Mbak Asiah sekitar pukul 17.30 WIB dan bilang ‘Cin..Cin.. kak Lula udah enggak ada napas’,” jelas Murodih.
Karena masih belum yakin dengan kabar itu, Cindy meminta Asiah untuk mengecek kondisi Lula kembali dan memintanya untuk membawa ke rumah sakit terdekat, yaitu RS Brawijaya. Kemudian Cindy pun tiba di lokasi dan melihat langsung kondisi Lula yang sudah tidak bernyawa. Sekitar pukul 19.23 WIB, dokter pribadi Lula datang ke lokasi untuk memeriksa kondisi jenazah. “Dokter tiba untuk mengecek korban dan ditemukan obat,” imbuh dia.
Selanjutnya, pukul 20.20 WIB, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat dilakukan olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula. “Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” jelas Murodih.
Lalu, pukul 21.20 WIB, Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum. “Untuk penyebab kematian masih kami selidiki. Kami menunggu hasil visum dari rumah sakit,” ucap dia.












