Jakartatalks.com – Tim Hukum Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1 Moh Ramdhan “Danny” Pomanto – Azhar Arsyad (DIA) telah menemukan bukti dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan massif (TSM) dalam Pilgub Sulsel pada tanggal 27 November 2024. Tim hukum DIA mengungkapkan bahwa mereka telah menemukan tanda tangan palsu sebanyak 90 hingga 130 tanda tangan palsu di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Sulawesi Selatan.
“Jika direratakan, kami menemukan sekitar 110 tanda tangan palsu per TPS dari total 14.548 TPS yang tersebar di Sulsel. Ini berarti ada sekitar 1.600.280 tanda tangan palsu yang kami sebut sebagai suara siluman,” ungkap Juru Bicara DIA (Danny Azhar) Asri Tadda pada Kamis (7/1/2024).
Asri juga menjelaskan bahwa dugaan kecurangan TSM tersebut dapat dilihat dari dua pendekatan. Pertama, melalui selisih partisipasi pemilih dan kedua, dari temuan tanda tangan palsu di daftar pemilih di seluruh TPS di Sulsel.
“Dari pendekatan selisih partisipasi pemilih, kami menemukan bahwa hanya sekitar 50% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menerima undangan untuk memilih. Hal ini juga sejalan dengan pernyataan KPU Sulsel yang tertera pada headline Koran Fajar tanggal 4 Desember 2024,” jelas Asri.
Selain itu, tim hukum DIA juga menemukan bahwa rata-rata ada 9 orang per TPS yang tidak datang ke TPS karena persoalan jarak. Hal ini menyebabkan sekitar 1,96% dari total DPT tidak dapat mencoblos.
“Dari kedua fakta ini, terlihat bahwa total realisasi pemilih di Pilgub Sulsel hanya 48,04%. Namun, hasil rekap akhir KPU Sulsel menunjukkan partisipasi pemilih mencapai 71,8%,” tambah Asri.
Menariknya, jika angka partisipasi versi KPU Sulsel dikurangi dengan realisasi pemilih temuan tim hukum DIA, maka terdapat sekitar 23,76% suara tak bertuan atau sekitar 1.587.360 suara dari total 6.680.807 DPT di Sulsel.
Tim hukum DIA yakin bahwa bukti-bukti ini dapat mereka perlihatkan di hadapan majelis hakim Mahkamah Konstitusi nantinya. Mereka berharap keadilan dapat tercapai dan kecurangan dalam Pilgub Sulsel dapat diungkapkan.












