Hukum  

KPK Memanggil Arief Budiman, Siapa Sebenarnya Dia? Terkait Kasus Hasto, Apa yang Harus Dilakukan Mantan Ketua KPU Ini?

"Siapakah Sebenarnya Arief Budiman? KPK Memanggilnya Terkait Kasus Hasto, Bagaimana Nasib Mantan Ketua KPU Ini?"

Jakartatalks.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat Sekjen PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto. Pemeriksaan terhadap Arief tersebut akan dilakukan pada Jumat (10/1/2025).

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut terkait dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) suap penetapan Anggota DPR RI periode 2019-2024 dan perintangan penyidikan yang menjerat Hasto Kristiyanto. Selain Arief, KPK juga akan memanggil dua saksi lainnya, yaitu Anasta Tias selaku Ketua KPU Musi Rawas periode 2019-2024 dan Rahmat Setiawan Tonidaya sebagai PNS.

Belum diketahui secara pasti materi apa yang akan dibahas dalam pemeriksaan tersebut. Namun, Tessa hanya menyebutkan bahwa pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI yang juga menyeret Harun Masiku.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa Hasto bersama-sama dengan Harun Masiku diduga melakukan suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Hasto juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perintangan penyidikan oleh KPK dalam surat perintah penyidikan (sprindik) yang terpisah.

Setyo juga menjelaskan bahwa Hasto memerintahkan Harun Masiku untuk merendam ponselnya di air dan melarikan diri ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan. Hal tersebut terungkap saat proses penangkapan pada 8 Januari 2020, dimana Hasto memerintahkan seorang penjaga rumah aspirasi untuk menelepon Harun Masiku dan memerintahkannya untuk merendam ponselnya dan melarikan diri.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?