Hukum  

Prabowo Dicatut oleh Penipu, 11 Orang Tertipu Hingga Rp30 Juta karena Modus Deepfake

Prabowo Dicatut oleh Penipu, 11 Orang Jadi Korban Modus Deepfake dengan Kerugian Rp30 Juta

JAKARTATALKS.COM – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil menangkap pelaku penipuan berinisial AMA (29) yang menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) deepfake untuk menipu masyarakat dengan mengatasnamakan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap di Lampung pada 16 Januari 2025. “Pelaku berinisial AMA, 29 tahun, seorang wiraswasta di Lampung Tengah, Provinsi Lampung,” ujar Himawan dalam konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2025).

Himawan menjelaskan bahwa AMA telah mengubah narasi video pidato Prabowo menggunakan AI dan memanfaatkannya untuk menawarkan bantuan kepada masyarakat. Dalam kurun waktu empat bulan, pelaku berhasil menipu 11 orang dan meraup keuntungan sebesar Rp30 juta.

“Konten-konten yang disebar berupa video deepfake pejabat negara dan publik figur ternama di Indonesia, dengan total keuntungan sebesar Rp30 juta selama 4 bulan terakhir,” ungkap Himawan.

Himawan menambahkan bahwa dalam video yang diunggah, pelaku mencantumkan nomor WhatsApp miliknya untuk memperoleh keuntungan. Setelah berhasil menghubungi nomor tersebut, korban akan diminta untuk mengisi pendaftaran penerima bantuan dan mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi.

“Setelah itu, korban akan dijanjikan pencairan dana oleh pelaku. Namun pada kenyataannya, dana bantuan tersebut tidak pernah ada,” jelas Himawan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 51 ayat (1) Jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, serta denda maksimal Rp12 miliar.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?