Jakartatalks.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Djan Faridz di Jalan Borobudur Nomor 26, Jakarta Pusat pada Rabu (22/01/2025) malam. Rombongan tim penyidik keluar dari kediaman Djan Faridz sekitar pukul 01.06 WIB dini hari ini, setelah hampir lima jam melakukan penggeledahan. Mereka membawa tiga koper yang langsung ditempatkan di dalam mobil yang telah disiapkan di depan kediaman.
Para penyidik KPK segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan kediaman mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka mencari bukti tambahan terkait perkara dugaan suap pengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR yang menjerat Harun Masiku. Diberitakan sebelumnya, Harun Masiku merupakan mantan caleg dari PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia juga telah ditetapkan sebagai buronan internasional dan KPK telah meminta Interpol untuk menerbitkan red notice atas namanya.
Dalam penggeledahan ini, tim penyidik KPK didampingi oleh petugas kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya kegiatan tersebut. Penggeledahan ini juga dilakukan berdasarkan informasi terupdate yang diterima oleh KPK. Djan Faridz sendiri merupakan salah satu pihak yang diduga terlibat dalam kasus suap tersebut.
KPK mencari bukti tambahan dari rumah Djan Faridz yang dapat menguatkan kasus yang menjerat Harun Masiku dan tiga orang lainnya, yaitu mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta Saeful. Harun Masiku sendiri telah lolos dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dan ditetapkan sebagai buronan KPK sejak Januari 2020.
Tim penyidik KPK juga telah menggeledah rumah Djan Faridz sebelumnya pada Rabu (22/01/2025) malam. Dalam penggeledahan tersebut, KPK mencari bukti tambahan terkait perkara dugaan suap yang menjerat Harun Masiku. Penggeledahan ini dilakukan untuk memperkuat kasus yang sedang ditangani oleh KPK. Namun, hingga kini belum diketahui keberadaan Harun Masiku.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












