Hukum  

Dijebloskan ke PenjaraKader PDIP Dipenjara Karena Kasus Korupsi,

Kader PDIP Jadi Tersangka Baru dalam OTT KPK, Hasto Kristiyanto Masuk Penjara

JAKARTATALKS.COM – Kasus korupsi yang menjerat tiga kader PDIP dalam waktu yang berdekatan terus menarik perhatian publik. Terbaru, KPK kembali menahan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, setelah sebelumnya menahan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, dan suaminya, Alwin Basri.

Tindakan KPK ini pun menuai beragam respons, termasuk dugaan adanya politisasi dalam penanganan kasus. Namun, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa semua proses hukum telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Lantas, siapa saja kader PDIP yang harus berurusan dengan KPK dalam kurun kurang dari seminggu ini? Berikut daftarnya.

Kader PDIP yang Terjerat Kasus Korupsi dalam Waktu Berdekatan

1. Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita

Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Semarang, ditahan oleh KPK pada Rabu (19/2/2025). Dia ditahan terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan fasilitas sekolah di Dinas Pendidikan Kota Semarang pada tahun 2023.

Mbak Ita juga merupakan salah seorang politikus dari PDIP. Dia telah menjabat sebagai Wali Kota Semarang sejak Januari 2023 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Semarang yang mendampingi Hendrar Prihadi. Hendrar kemudian diangkat menjadi Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan, sehingga posisi Wali Kota diberikan kepada Mbak Ita.

Mbak Ita dan suaminya, Alwin Basri, ditahan KPK dengan tuduhan yang sama. Mbak Ita diduga menerima suap, gratifikasi, dan pemerasan sebesar Rp1,75 miliar terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kursi fabrikasi SD. Selain itu, dia juga diduga menerima uang sebesar Rp2 miliar dari proyek penunjukkan langsung pada tingkat kecamatan pada tahun anggaran 2023. Mbak Ita juga diduga menerima uang sebesar Rp2,4 miliar dari permintaan uang ke Bapenda Kota Semarang pada periode April-Desember 2023.

2. Alwin Basri

Alwin Basri, suami dari Mbak Ita, adalah kader PDIP yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah. Dia ditahan KPK dengan tuduhan yang sama dengan istrinya. Alwin diduga menerima suap sebesar Rp1,75 miliar terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kursi fabrikasi SD. Dia juga diduga menerima uang sebesar Rp2 miliar dari proyek penunjukkan langsung pada tingkat kecamatan pada tahun anggaran 2023. Selain itu, Alwin juga diduga menerima uang sebesar Rp2,4 miliar dari permintaan uang ke Bapenda Kota Semarang pada periode April-Desember 2023.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?